SMK-SU Geruduk Kejatisu, Desak Usut Dugaan Mark-Up Pengadaan Rp2,68 Miliar di Dishub Medan

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOLID – Satuan Mahasiswa Kolaborasi Sumatera Utara, SMK-SU, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Mereka mendesak aparat hukum mengusut dugaan penyimpangan pengadaan contactor di Dinas Perhubungan Kota Medan TA 2026.

Dugaan Mark-Up Harga Per Unit
Ketua SMK-SU, Rahman Hasibuan, menyebut pihaknya menemukan indikasi mark-up harga.

Pengadaan itu mencakup 649 unit contactor dengan total anggaran Rp2.689.131.500. Jika dirata-ratakan, anggarannya mencapai sekitar Rp4,13 juta per unit.

“Padahal harga pasar untuk produk sejenis ada di kisaran Rp2 jutaan,” kata Rahman dalam orasinya.

Baca Juga :  Brimob Temukan Ibunya Sendiri Saat Evakuasi Longsor Sibolga, Suasana Pecah Haru

SMK-SU juga menyoroti penunjukan penyedia CV. AIM. Penyedia itu diduga menawarkan contactor_merek Mitsubishi tipe S-T80 seharga sekitar Rp4,5 juta per unit. Massa aksi mengklaim ada penawaran lain untuk barang setara dengan harga jauh lebih rendah.

Soroti TKDN dan Status Penyedia
Selain harga, mahasiswa juga menyoroti pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri, TKDN. Mereka mempertanyakan status CV. AIM yang disebut bukan distributor atau agen resmi.

Atas dasar itu, SMK-SU meminta Kejatisu melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap proses pengadaan.

Baca Juga :  Ketua Badan Kehormatan Dewan DPRD kota Medan, " Kita Akan Panggil Wong "

Tuntutan Mahasiswa
Dalam aksinya, SMK-SU menyampaikan sejumlah tuntutan:

1. Memanggil Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Pejabat Pembuat Komitmen, PPK, panitia pengadaan, hingga pihak penyedia.
2. Melakukan audit investigatif.
3. Membuka seluruh dokumen pengadaan ke publik demi transparansi.

“Mahasiswa akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum,” tegas Rahman.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perhubungan Kota Medan maupun pihak yang disebut dalam aksi terkait tuduhan tersebut

Penulis : Yuli

Editor : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Aramco Rampung, Karya Nyata Kodim 0213 Nias Lancarkan Akses Warga
Pemprov Tutup Tambang Ilegal di Sekitar Galang
Sejumlah Kapolres di Sumut Juga Dimutasi
Kapolri Tunjuk AKBP Dony Satria Wicaksono Jadi Kapolres Batu Bara yang Baru Gantikan AKBP Doly
Polisi Bocah 13 Tahun Diamankan Terkait Kebakaran Rumah Adat di Monumen SM Raja
Halal Center Mathla’ul Anwar Sumatera Utara Perkuat Kualitas P3H di Kabupaten/Kota Pulau Nias
Pengadaan Internet Diskominfo Medan Rp15 Miliar Disorot, Pembagian 15 Paket Dipertanyakan
Ketum PWI Pusat Hadir di Family Gathering PWI Sumut
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:59 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco Rampung, Karya Nyata Kodim 0213 Nias Lancarkan Akses Warga

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:58 WIB

Pemprov Tutup Tambang Ilegal di Sekitar Galang

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:57 WIB

Sejumlah Kapolres di Sumut Juga Dimutasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:24 WIB

Kapolri Tunjuk AKBP Dony Satria Wicaksono Jadi Kapolres Batu Bara yang Baru Gantikan AKBP Doly

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:23 WIB

Polisi Bocah 13 Tahun Diamankan Terkait Kebakaran Rumah Adat di Monumen SM Raja

Berita Terbaru

Berita

Pemprov Tutup Tambang Ilegal di Sekitar Galang

Jumat, 26 Jun 2026 - 22:58 WIB

Berita

Sejumlah Kapolres di Sumut Juga Dimutasi

Jumat, 26 Jun 2026 - 22:57 WIB