MEDAN, SSOL.ID – Pemerintah Kota Medan menegaskan tidak pernah memberikan izin kepada sejumlah pelari yang masuk ke area lapangan Stadion Teladan. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, , terkait aktivitas pelari yang sempat memasuki stadion di tengah persiapan menghadapi gelaran internasional AFF 2026.
Menurut Chairuniza, pihak Pemko Medan saat ini masih melakukan penelusuran untuk mengetahui siapa pihak yang memberikan akses masuk kepada para pelari tersebut.
“Kami sedang mencari tahu siapa yang memberikan izin kepada pelari untuk masuk ke Stadion Teladan. Sampai saat ini, Pemerintah Kota Medan tidak ada memberikan izin,” tegasnya, Jumat (29/5).
Ia menekankan, kondisi rumput Stadion Teladan harus dijaga secara maksimal mengingat fasilitas tersebut tengah dipersiapkan untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan ajang AFF 2026. Menurutnya, seluruh elemen harus memiliki kesadaran bersama dalam menjaga sarana olahraga kebanggaan masyarakat Kota Medan itu.
“Semua pihak saat ini sedang bersemangat untuk menyukseskan gelaran AFF 2026. Karena itu, kondisi rumput stadion harus benar-benar dijaga dengan baik agar tetap layak dan siap digunakan,” ujarnya.
Selain kesiapan fasilitas, Pemko Medan juga menaruh perhatian besar terhadap aspek keamanan dan ketertiban selama proses persiapan hingga pelaksanaan event internasional tersebut. Pemerintah tidak ingin adanya aktivitas yang justru mengganggu kesiapan stadion maupun menciptakan persoalan baru.
Chairuniza menegaskan bahwa arahan dari Wali Kota Medan, , adalah memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan maksimal, tertib, dan tanpa kendala.
“Ini event besar yang membawa nama baik Kota Medan di mata nasional hingga internasional. Arahan Pak Wali Kota, semua harus berjalan sempurna dan baik,” katanya.
Pemko Medan berharap seluruh masyarakat dapat ikut mendukung suksesnya AFF 2026 dengan menjaga fasilitas publik, termasuk tidak memasuki area yang sedang dalam tahap persiapan maupun perawatan demi menjaga kualitas stadion tetap optimal.
Penulis : Yuli









