Ada 61.000 Rumah Tak Layak Huni di Medan, 500 Akan Direnovasi

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Wali Kota Medan Rico Waas menyebut terdapat 61.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Medan. Dari jumlah ini, Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi akan merenovasi 500 RTLH di Medan.

“Saat ini tercatat ada sekitar 61.000 rumah di Medan yang butuh perhatian. Kehadiran program 500 unit ini adalah langkah awal yang luar biasa,” kata Rico Waas melalui keterangan tertulis, Kamis (7/5).

Adapun program ini bertajuk “Berbenah Kampung” yang merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan gotong royong renovasi “Rumah Merah Putih” yang diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Baca Juga :  Gadis 22 Tahun Dilaporkan Hilang di Batubara, Sepeda Motor Ditemukan di Parkiran

Rico menekankan beberapa poin penting agar program berjalan tepat sasaran yakni Legalitas Tanah. Dirinya meminta agar tim dapat memastikan rumah yang diperbaiki memiliki dokumen hukum yang aman dan lengkap sesuai data pemerintah.

“Juga segmentasi wilayah yakni dengan mengusulkan pembagian kuota (misal: 100 rumah per daerah) agar dampak perbaikan lebih terasa secara merata termasuk fleksibilitas anggaran,” ungkapnya.

Dijelaskan Rico, Pemkot Medan akan mengarahkan program ini kepada masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah).

Ia berharap kerja sama ini bersifat fleksibel di lapangan sehingga penyesuaian teknis dapat dilakukan dengan maksimal.

Baca Juga :  Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

“Tentu masyarakat Medan akan sangat bahagia bisa tinggal di rumah yang lebih layak. Kami siap mendukung agar progres di lapangan berjalan lancar tanpa kendala,” tutupnya.

Ketua Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto mengatakan, program ini merupakan bagian dari target perbaikan 5.000 rumah di Indonesia. Di Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan menjadi fokus utama program tersebut saat ini.

Menurutnya, program ini direncanakan menyasar rumah-rumah dalam satu lingkungan yang terintegrasi (lokalisasi), sehingga mampu mengubah wajah kawasan kumuh secara signifikan dan berkelanjutan.

“Kami mengalokasikan anggaran Rp30 juta per unit untuk perbaikan aspek ‘Aladin’ (Atap, Lantai, dan Dinding),” ujarnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alun-alun Pagar Merbau dan Sibiru-biru Deli Serdang Resmi di Bangun
Eks Kadisdik Langkat Saiful Abdi Divonis 7 Tahun Dalam Kasus Korupsi Smartboart Rp29,5 Miliat
Bupati Deli Serdang Dukung Kolaborasi FKG USU untuk Desa Binaan
Petani Sumut Gerduk Gedung DPRD Sumut, Desak Tuntaskan Konflik Agraria
LMP MBG Minta KPPG Perkuat Pengawasan Tata Kelola Dapur MBG
Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Resmi di Mekarkan
FORWARSPAM-RI Siap Jaga Transparansi & Akuntabilitas Pemerintahan Desa Kecamatan Pagar Merbau
Kompolnas: Penanganan Kasus Winda oleh Polrestabes Medan Logus
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:56 WIB

Alun-alun Pagar Merbau dan Sibiru-biru Deli Serdang Resmi di Bangun

Kamis, 24 September 2026 - 18:02 WIB

Eks Kadisdik Langkat Saiful Abdi Divonis 7 Tahun Dalam Kasus Korupsi Smartboart Rp29,5 Miliat

Kamis, 24 September 2026 - 16:55 WIB

Bupati Deli Serdang Dukung Kolaborasi FKG USU untuk Desa Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 16:26 WIB

Petani Sumut Gerduk Gedung DPRD Sumut, Desak Tuntaskan Konflik Agraria

Kamis, 24 September 2026 - 15:46 WIB

LMP MBG Minta KPPG Perkuat Pengawasan Tata Kelola Dapur MBG

Berita Terbaru