Ada 61.000 Rumah Tak Layak Huni di Medan, 500 Akan Direnovasi

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Wali Kota Medan Rico Waas menyebut terdapat 61.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Medan. Dari jumlah ini, Pemerintah Kota Medan bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi akan merenovasi 500 RTLH di Medan.

“Saat ini tercatat ada sekitar 61.000 rumah di Medan yang butuh perhatian. Kehadiran program 500 unit ini adalah langkah awal yang luar biasa,” kata Rico Waas melalui keterangan tertulis, Kamis (7/5).

Adapun program ini bertajuk “Berbenah Kampung” yang merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan gotong royong renovasi “Rumah Merah Putih” yang diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Baca Juga :  HUT ke-18 Gerindra Sumut, Sugiat Santoso Tekankan Kekompakan Kader demi Kepentingan Bersama

Rico menekankan beberapa poin penting agar program berjalan tepat sasaran yakni Legalitas Tanah. Dirinya meminta agar tim dapat memastikan rumah yang diperbaiki memiliki dokumen hukum yang aman dan lengkap sesuai data pemerintah.

“Juga segmentasi wilayah yakni dengan mengusulkan pembagian kuota (misal: 100 rumah per daerah) agar dampak perbaikan lebih terasa secara merata termasuk fleksibilitas anggaran,” ungkapnya.

Dijelaskan Rico, Pemkot Medan akan mengarahkan program ini kepada masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah).

Ia berharap kerja sama ini bersifat fleksibel di lapangan sehingga penyesuaian teknis dapat dilakukan dengan maksimal.

Baca Juga :  Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele

“Tentu masyarakat Medan akan sangat bahagia bisa tinggal di rumah yang lebih layak. Kami siap mendukung agar progres di lapangan berjalan lancar tanpa kendala,” tutupnya.

Ketua Tzu Chi Sumatera Utara, Mujianto mengatakan, program ini merupakan bagian dari target perbaikan 5.000 rumah di Indonesia. Di Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan menjadi fokus utama program tersebut saat ini.

Menurutnya, program ini direncanakan menyasar rumah-rumah dalam satu lingkungan yang terintegrasi (lokalisasi), sehingga mampu mengubah wajah kawasan kumuh secara signifikan dan berkelanjutan.

“Kami mengalokasikan anggaran Rp30 juta per unit untuk perbaikan aspek ‘Aladin’ (Atap, Lantai, dan Dinding),” ujarnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPN Demo di Medan, Desak OJK dan APH Audit Bank Mandiri Terkait Hilangnya Dana Rp123,3 Miliar
Wawako Medan Zakiyuddin Diperiksa Kejatisu, Terkait Kredit Bodong KCP Bank Sumut Rp2,2 M 
Jembatan Penghubung Desa Sait Kalangan II Tapteng Rampung Dibangun, Warga Tak Terisolasi Lagi
DPRD Medan Terima Aspirasi Mahasiswa, Menguat Desakan Evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih
Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma
Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa
Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur
LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:45 WIB

DPN Demo di Medan, Desak OJK dan APH Audit Bank Mandiri Terkait Hilangnya Dana Rp123,3 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:03 WIB

Wawako Medan Zakiyuddin Diperiksa Kejatisu, Terkait Kredit Bodong KCP Bank Sumut Rp2,2 M 

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:36 WIB

Jembatan Penghubung Desa Sait Kalangan II Tapteng Rampung Dibangun, Warga Tak Terisolasi Lagi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:30 WIB

DPRD Medan Terima Aspirasi Mahasiswa, Menguat Desakan Evaluasi MBG dan Kopdes Merah Putih

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:28 WIB

Masyarakat Desak Pencabutan SK Penetapan Plasma

Berita Terbaru