Bea Cukai Medan Tanggapi Peredaran Rokok Ilegal Dengan Pita Cukai Rokok Menyala

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Bea Cukai Medan (wilayah Polonia) akhirnya angkat bicara terkait dugaan cukai pita rokok ilegal yang saat ini tengah marak beredar Medan, Binjai dan Langkat, yang berpotensi merugikan negara miliaran rupiah. Tidak menutup kemungkinan Bea Cukai melalui
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Medan akan melakukan sidak besar-besaran bersama perangkat pemerintah dalam waktu dekat.

” Jika memang ada kita akan melakukan penyitaan dan pemusnahan rokok yang diduga ilegal tersebut. Seperti sebelum-sebelumnya. Semua barang Ilegal termasuk rokok Tampa pita cukai dan yang lainnya akan kita musnah,” tegas Seksi Penyuluhan dan Layanan Informas Kantor KPPBC TMP B Medan, Richat di Jalan Suwondo Ujung No.1, Kecamatan Medan Polonia, kepada Suarasumutonline.id , Senin (2/3).

Baca Juga :  Dari Laman LHPK, Terungkap,Kekayaan Dirut Bank Sumut Heru Mardiansyah Hanya Rp482 Juta, Dan Hutang Rp2,6 Miliar

Hingga saat ini, sebutnya, pihak nya telah memusnahkan jutaan batang rokok ilegal dan minuman keras (miras) tanpa pita cukai senilai miliaran rupiah sebagai bentuk penegakan hukum terhadap barang ilegal yang merugikan negara.

” Kita amat sangat aktif untuk melakukan sidak, penyitaan adan Pemusnahan rokok Ilegal tanpa pita resmi, hingga akhir tahun lalu kita telah melakukan pemusnahan ribuan rokok ilegal dilakukan dengan membakar atau merusak barang bukti hasil sitaan guna memastikan tidak beredar kembali. Pemusnahan merupakan tindakan tegas dan komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dari peredaran produk ilegal, mencegah kerugian negara, dan menciptakan iklim usaha yang sehat. ” kata Richat, sembari mempersilahkan suarasumutonline.id untuk menyurati KPPBC TMP B Medan, guna keterbukaan informasi terkait pita cukai rokok ilegal.

Baca Juga :  Proyek Ruas dinas SDAMBK Jalan di Kelumpang Deli Serdang Rp. 1,5 Miliar Asal Jadi

Sebelumnya, peredaran rokok yang diduga ilegal kembali mencuat di Sumatera Utara. Sejumlah merek rokok disebut beredar luas di berbagai kabupaten dan kota dengan dugaan kejanggalan pada pita cukainya.

Informasi yang dihimpun awak media, menyebutkan beberapa merek seperti Trend Blue Berry dengan varian warna ungu dan hitam, Helium (biru, merah, hitam), serta Tator (biru, hitam, merah), diduga menggunakan pita cukai yang tidak sesuai dengan jumlah isi dalam kemasan.

Seorang sumber yang mengaku pernah terlibat dalam distribusi rokok tersebut mengatakan, pada pita cukai tertulis isi 12 batang, namun di dalam bungkus ditemukan 20 batang rokok.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Peduli Negeri Klarifikasi Terkait Kericuhan di Depan BRI Iskandar Muda
PT Socfindo Hibah Tanah 3,5 Ha untuk Fasilitas Publik Sergai
DPN Geruduk Irish Restaurant & Bar O Flahertys Medan Polonia
Tangis Buruh Pecah, Saat DPN Demo Kejari Medan
Massa DPN Bentrok dengan Security BRI Iskandar Muda, Seorang Pendemo Wanita Jatuh Pingsan
Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap
“Miris! Anak TK Dipaksa Makan Sayur Basi Program MBG, Kepsek; Jangan SPPG Petapahan Lagi”
Juang Kopi Resmi Soft Launching di Bandar Klippa, Jadi Wadah Kreatif Generasi Muda
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:24 WIB

Dewan Peduli Negeri Klarifikasi Terkait Kericuhan di Depan BRI Iskandar Muda

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:22 WIB

PT Socfindo Hibah Tanah 3,5 Ha untuk Fasilitas Publik Sergai

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

DPN Geruduk Irish Restaurant & Bar O Flahertys Medan Polonia

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:59 WIB

Tangis Buruh Pecah, Saat DPN Demo Kejari Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:50 WIB

Miris, Ayah Tiri di Langkat Aniaya Anak Tiri 4 Tahun Hingga Memar, Istri Disekap

Berita Terbaru

Berita

Tangis Buruh Pecah, Saat DPN Demo Kejari Medan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:59 WIB