Film Lokal “Samudra” Dapat Dukungan Penuh dari Wali Kota Medan: Wujud Apresiasi untuk Talenta Daerah

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produser sekaligus Penulis Skenario Film 'Samudra', Dewi Budiati (tengah) bersama kru foto bersama Wali Kota Medan Rico Waas saat audiensi di Balai Kota Medan, Kamis (12/6/2025).

Produser sekaligus Penulis Skenario Film 'Samudra', Dewi Budiati (tengah) bersama kru foto bersama Wali Kota Medan Rico Waas saat audiensi di Balai Kota Medan, Kamis (12/6/2025).

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Pemerintah Kota Medan menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan industri film lokal. Hal ini ditandai dengan dukungan penuh yang diberikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, terhadap peluncuran film “Samudra”, sebuah karya sinematik yang sepenuhnya digarap oleh talenta muda asal Kota Medan.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota saat menerima audiensi tim produksi dari PT Ringawan Samudra Perkasa di Balai Kota Medan, Kamis (12/6). Ia menyebut film “Samudra” sebagai bentuk kebanggaan baru masyarakat, karena seluruh proses kreatifnya—dari penulisan skenario, penyutradaraan hingga para pemain—berasal dari anak-anak Medan sendiri.

“Ini luar biasa. Kita butuh insan kreatif yang mampu memperkenalkan Medan lewat karya berkualitas. Film ini bukti bahwa Medan punya potensi besar,” ujar Rico yang saat itu didampingi oleh jajaran Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, dan Dinas Kominfo.

Baca Juga :  KOMEDIK "Pernyataan Kadisdiksu Tidak Tutup Diri Pada Media Bohong"

Lebih lanjut, Rico mendorong agar film ini tak hanya tayang di bioskop, tetapi juga bisa menjangkau audiens lebih luas melalui platform digital seperti Netflix. Ia menilai hal ini penting untuk membuka jalan bagi sineas lokal agar dikenal secara nasional bahkan internasional.

Film “Samudra” sendiri mengangkat kisah inspiratif tentang kehidupan seorang anak nelayan yang menghadapi berbagai tantangan sosial seperti kemiskinan dan konflik keluarga, namun tetap gigih berjuang demi kampung halamannya. Produser sekaligus penulis skenario, Dewi Budiati, menuturkan bahwa film ini lahir dari keresahan atas minimnya pelibatan aktor lokal dalam film-film bertema Medan.

Baca Juga :  Kejatisu Pimpin Apel Kerja Kejati Sumut

“Banyak film tentang Medan tapi pemainnya bukan dari Medan. Padahal talenta kita banyak, hanya saja belum diberi ruang,” ungkap Dewi.

Dewi juga berharap kehadiran Wali Kota Medan dalam film ini, meski hanya lewat pesan singkat atau cameo, dapat memberikan makna simbolis bagi masyarakat dan mendorong semangat sinema lokal.

Film ini rencananya akan segera dirilis dalam waktu dekat dan diharapkan menjadi tonggak penting dalam kebangkitan perfilman daerah Sumatera Utara.

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan
Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi
RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”
Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas
PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026
Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan
Dari 71 SPPG Yang Beroperasi di Medan, Baru 42 yang Terima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Besok, Pedagang di Lantai 2 Pasar Sambas Harus Kosongkan Lapaknya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:10 WIB

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:17 WIB

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIB

RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:16 WIB

Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:14 WIB

PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026

Berita Terbaru