Buka Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level I, Rico Waas Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,SUARASUMUT ONLINE.ID – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Hal ini disampaikannya saat membuka Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level I Lingkungan Pemko Medan, Senin (14/7) di Hotel LePolonia.

“Pelatihan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga menetapkan diri untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan keseriusan dalam membangun Kota Medan,” ucapnya di hadapan peserta yang terdiri atas perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan itu.

Dalam pembukaan yang dihadiri Penjamin Mutu Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah RI Henky Rizki Widiardi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Medan, Subhan Fajri Harahap, dan pimpinan perangkat daerah itu, Wali Kota berharap pelatihan ini bukan hanya meningkatkan indeks profesionalisme ASN, tapi lebih penting lagi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Baca Juga :  Kepala BKAD Propsu, Timur Tumanggor, "Dana Kas Pemprov Rp990 Miliar, Seluruhnya di Bank Sumut"

Rico Waas menekankan bahwa pengadaan barang/jasa harus transparan, akuntabel, dan efisien.

“Melalui pelaksanaan pengadaan barang/jasa kita membangun kota dengan integritas, profesionalisme, dan kualitas terbaik, bukan berdasarkan kepentingan pribadi,” harapnya.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengingatkan pentingnya kualitas dalam pengadaan barang/jasa.

“Jangan yang penting ada dan mengabaikan kualitas. Nanti belum apa-apa rusak lalu beli lagi. Begitu cek, menumpuk di gudang,” sebut Rico Waas.

Wali Kota Rico juga mengajak peserta pelatihan untuk mengimplementasikan SOP yang sudah dibuat dan memprioritaskan kualitas, akuntabilitas, dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga :  2.886 Pohon di Medan Ditebang untuk Pembangunan Koridor BRT Mebidang

“Jika semua profesionalisme dan kualitas terbaik diterapkan, maka semuanya akan berjalan dengan baik,” ucapnya.

Pembukaan pelatihan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Rico Waas kepada perwakilan peserta.

Selanjutnya, setelah rehat sejenak, peserta dibagi ke beberapa kelas untuk mengikuti pelatihan. Mereka akan mendapatkan pelatihan meliputi berbagai materi terkait pengadaan barang/jasa selama 2 hari dengan narasumber Agus Arif Rakhman dan Wijaya Hasrimi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah RI. Selanjutnya pada 18 Juli mendatang peserta mengikuti ujian yang diadakan LKPPRI di Laboratorium Universitas Prima Medan.rel

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walikota Medan Buka Pekan KHAS V 2026 Dibuka
Raker DPN Soroti Berbagai Isu di Sumut, Ingatkan Aparat Penegak Hukum Tidak Tutup Mata
Dosen UNPRI adakan PKM Di Punguan Inanta Ni Parhalado Dan Parhalado Ina di HKBP Glugur
AMRI Sumut Gelar Konsolidasi Perdana, Fokus Program Kepemudaan Sosial & Ekonomi
Kawasan Kesawan Medan Air Mati Sejak Siang, Warga Kesulitan Aktivitas
Lailatul Badri : Proyek BRT, Jangan Sampai Bebani APBD
Komisi IV DPRD Medan Minta Pembangunan BRT Terstruktur dan Ramah Lingkungan
PT KAI Diminta Bersinergi Dengan Pemko Dalam Pemanfaatan dan Pengawasan PBG
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:46 WIB

Walikota Medan Buka Pekan KHAS V 2026 Dibuka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:36 WIB

Raker DPN Soroti Berbagai Isu di Sumut, Ingatkan Aparat Penegak Hukum Tidak Tutup Mata

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:03 WIB

Dosen UNPRI adakan PKM Di Punguan Inanta Ni Parhalado Dan Parhalado Ina di HKBP Glugur

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:03 WIB

AMRI Sumut Gelar Konsolidasi Perdana, Fokus Program Kepemudaan Sosial & Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:25 WIB

Kawasan Kesawan Medan Air Mati Sejak Siang, Warga Kesulitan Aktivitas

Berita Terbaru

Berita

Per Juli 2026, 1,7 Juta KK di Sumut Terima Bantuan Pangan

Senin, 15 Jun 2026 - 12:46 WIB