William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan Wakili Indonesia di ILC 114

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN mengirim dua delegasi untuk menghadiri Sidang International Labour Conference (ILC) ke-114 yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada 1–12 Juni 2026. Kehadiran perwakilan Indonesia tersebut difokuskan untuk mengawal pembahasan standar ketenagakerjaan internasional serta memperkuat perlindungan pekerja migran.

Dua delegasi yang ditunjuk KSPSI ATUC di bawah kepemimpinan Andi Gani Nena Wea adalah William Yani Wea, yang juga menjabat Ketua Umum SP IMPPI, serta Tonny Pangaribuan selaku Bendahara KSPSI ATUC dan Ketua Umum SP PMIT.

Memasuki hari kelima konferensi, sejumlah komite teknis ILO telah membahas substansi berbagai isu ketenagakerjaan global berdasarkan laporan resmi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

William Yani Wea mengatakan Komite Aplikasi Standar tengah mendalami Laporan Komite Ahli 2026 serta Survey Umum bertema Employment and Decent Work for Peace and Resilience.

Baca Juga :  BNI Kembalikan Dana Gereja di CU Paroki Aek Nabara yang Digelapkan Mantan Kepala Kantor

“Krisis di Timur Tengah berdampak langsung terhadap pekerja migran di kawasan Teluk, pelaut yang melintasi Selat Hormuz, hingga buruh pertanian di Lebanon Selatan,” ujar William dalam keterangannya, Jumat (5/6).

Menurut dia, proyeksi ILO menunjukkan gejolak harga minyak yang berlangsung berkepanjangan berpotensi menghilangkan sekitar 14 juta jam kerja penuh waktu sepanjang tahun 2026.

Dalam forum tersebut, KSPSI AGN berupaya memastikan negara-negara anggota tetap menjalankan komitmen terhadap konvensi ketenagakerjaan internasional yang telah diratifikasi.

“Tugas KSPSI AGN di komite ini memastikan negara anggota tetap akuntabel, standar ILO tidak diturunkan, dan pekerja di sektor yang terdampak krisis tetap memperoleh perlindungan dasar. Kami juga mendorong pemerintah Indonesia aktif menyampaikan praktik baik perlindungan pekerja migran Indonesia,” kata William.

Selain mengikuti pembahasan komite, William juga menyampaikan pandangan dalam forum panel mengenai kondisi Myanmar, khususnya terkait perlakuan terhadap pengurus serikat pekerja dan komunitas Rohingya.

Baca Juga :  Wakil Walikota Tanjungbalai Hadiri Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Aula Raja Inal Siregar Medan

Ia menegaskan Komite Aplikasi Standar bukan instrumen untuk menghukum negara, melainkan mekanisme untuk memastikan komitmen yang telah disepakati dijalankan secara konsisten.

“Indonesia memiliki kepentingan besar agar standar ILO diterapkan secara konsisten di ASEAN maupun tingkat global, karena hal itu berkaitan langsung dengan perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri,” ujarnya.

Sebelumnya, William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan turut bergabung dalam aksi solidaritas serikat pekerja internasional yang menyoroti pemenjaraan pimpinan serikat pekerja di Belarus serta memburuknya situasi kebebasan berserikat di Myanmar.
Sidang ILC ke-114 tahun ini menjadi forum penting bagi pemerintah, pengusaha, dan organisasi pekerja dari berbagai negara dalam merumuskan arah kebijakan ketenagakerjaan global di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi yang terus berkembang.

Penulis : Yuli

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah
BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB
6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:53 WIB

UPDATE MALAM INI: Tersangka Penyadapan Masih 4 Orang, Bareskrim Kini Dalami Dugaan Makar dan Buru Pemberi Perintah

Minggu, 8 November 2026 - 13:56 WIB

BPBD Medan Ingatkan Warga Belawan, Labuhan, Marelan: Waspada Rob Sampai 13 November, Pasang Pukul 00.00 – 03.00 WIB

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Berita Terbaru