Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Hadiri Launching Penanaman Bawang Merah di Lahan Pondok Pesantren Al-Hidayah

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG ,SSOL.ID -Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., S.H., M.S.P, menghadiri launching penanaman bawang merah di Lahan Pondok Pesantren Al-Hidayah di Desa Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (12/09/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Elinasari Nasution, Kasatgas Densus 88 Anti Teroris Polri, Kombes Pol. Kurnia Hadi, Anggota DPRD Kota Binjai, Rounggur Simorangkir, Ulama Sumatera Utara, Camat Kutalimbaru, Ulama KH Zulfikar Hajar, dan beberapa mantan Napiter, serta Staf Ahli Bupati Deli Serdang Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Misran Sihaloho.

Dalam kesempatan tersebut, Sugiat Santoso mengaku kagum atas langkah yang dilakukan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Ustaz Khairul Ghazali, yang menjadikan lahan Pesantren Al-Hidayah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Saya sangat kagum dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pesantren Al-Hidayah dibawah Pimpinan Ustaz Khairul Ghazali. Launching penanaman bawang merah ini merupakan program yang sangat strategis agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang tangguh,” kata Sugiat Santoso saat menghadiri launching penanaman bawang merah di Lahan Pondok Pesantren Al-Hidayah di Desa Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (12/09/2026).

Menurut Sugiat Santoso, Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya alam melimpah semestinya mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri. Karena itu, ketergantungan terhadap impor komoditas pangan dinilai menjadi tantangan yang harus terus diatasi.

Baca Juga :  Sumut Gelar MTQ 15-25 Juni 2026

“Bagaimana Indonesia tidak lagi mengimpor apa yang menjadi kebutuhan pangannya. Karena ini menjadi paradoks. Sebuah negara yang diberi Allah Subhanahu wa Ta’ala tanah yang subur, gemah ripah loh jinawi, tetapi kebutuhan pangannya setiap tahun masih mengimpor produk dari China,” ujar Sugiat Santoso.

Ia mencontohkan kebutuhan bawang merah nasional yang disebutnya mencapai sekitar 600.000 ton per tahun. Sementara itu, produksi lokal dari Aceh hingga Papua disebut baru berada di kisaran 40.000 ton per tahun.

“Artinya, kekurangannya masih sekitar 560.000 ton setiap tahun. Jadi, apa yang dilakukan Ustaz Khairul Ghazali ini merupakan bagian dari menjalankan tugas negara, bagaimana negara menjamin ketahanan pangannya,” kata Sugiat.

•Lahan Akan Diperluas 20 Hektare.

Dukungan terhadap pengembangan program pertanian di Pondok Pesantren Al-Hidayah juga disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Lom Lom Suwondo mengatakan, saat ini area lahan yang dikelola dan dikerjakan Pondok Pesantren Al-Hidayah baru sekitar 5 hektare. Namun, ke depan, lahan tersebut direncanakan diperluas hingga 20 hektare.

“Kalau saat ini area kerja dan lahan yang dikerjakan oleh Pondok Pesantren Al-Hidayah baru 5 hektare, ke depannya akan ditambah 20 hektare lagi,” ujar Lom Lom Suwondo. Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan para hadirin yang hadir dalam kegiatan launching penanaman bawang merah di Lahan Pondok Pesantren Al-Hidayah di Desa Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (12/09/2026).

Perluasan lahan itu dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan skala produksi sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga :  Rehabilitasi di Simokmok Dipercepat, Dinas SDA Sumut Ingin Petani Tersenyum Kembali

Sugiat Santoso menilai, keterlibatan Pondok Pesantren Al-Hidayah dalam Sektor Pertanian memiliki nilai strategis. Pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas bawang merah sejalan dengan cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Sejak awal, Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto secara umum menempatkan komoditas bawang merah sebagai salah satu komoditas utama dalam upaya mencapai target swasembada pangan nasional,” kata Sugiat Santoso.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk pesantren.

Karena itu, ia berharap langkah yang dimulai Pondok Pesantren Al Hidayah tersebut dapat berkembang menjadi gerakan yang lebih besar dan memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.

“Cita-cita besar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto salah satunya adalah agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang sangat tangguh. Karena itu, langkah seperti yang dilakukan Pesantren Al Hidayah harus kita dukung dan kembangkan,” pungkas Sugiat Santoso.

Kegiatan launching penanaman bawang merah juga dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Ny. Asniar Lom Lom Suwondo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Elinasari Nasution, Kasatgas Densus 88 Anti Teroris Polri, Kombes Pol. Kurnia Hadi, Anggota DPRD Kota Binjai, Rounggur Simorangkir, Ulama Sumatera Utara, Camat Kutalimbaru, Ulama KH Zulfikar Hajar, dan beberapa mantan Napiter, serta Staf Ahli Bupati Deli Serdang Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Misran Sihaloho. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Deli Serdang Minta Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Dilakukan Secara Objektif dan Berkeadilan 
BKAD Deli Serdang Proses Pergantian Kasubbid Kas Daerah, Inspektorat Deli Serdang Lanjutkan Pemeriksaan
Wakil Bupati Deli Serdang Apresiasi Sanggar Tamora 88 Sebagai Wadah Pelestarian Budaya Melayu
Pemkab Deli Serdang Rencanakan Beasiswa dan Penambahan 217 Ruang Kelas pada 2027
Masuk 125 Besar KEN 2026, Festival Berlabuh Jadi Etalase Seni Deli Serdang 
Wakil Bupati Deli Serdang Dorong Pengembangan Bambu Sebagai Nilai Ekonomi 
Pemkab Deli Serdang Perkuat Koordinasi Pengaduan Pelayanan Publik
Razia Lalin 3 Jam di Madina Disorot, Amarullah Minta Pengawasan Tak Tebang Pilih
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Bupati Deli Serdang Minta Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Dilakukan Secara Objektif dan Berkeadilan 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WIB

BKAD Deli Serdang Proses Pergantian Kasubbid Kas Daerah, Inspektorat Deli Serdang Lanjutkan Pemeriksaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Apresiasi Sanggar Tamora 88 Sebagai Wadah Pelestarian Budaya Melayu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pemkab Deli Serdang Rencanakan Beasiswa dan Penambahan 217 Ruang Kelas pada 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Dorong Pengembangan Bambu Sebagai Nilai Ekonomi 

Berita Terbaru