MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Polda Sumatera Utara menurunkan drone dan mobil Komob berteknologi satelit untuk membantu mengevakuasi korban longsor di Tapanuli Tengah dan banjir di Kota Sibolga, Rabu (26/11).
“Bantuan satu unit drone untuk memantau melalui udara sudah kita kerahkan ke lokasi bencana. Kemudian, ada pula kita turunkan satu unit mobil Komob yang digunakan untuk komunikasi satelit,” ujar Kombes Ferry, Rabu (26/11).
Lalu, disediakan pula 50 unit Handie-Talkie (HT) yang digunakan personel untuk berkomunikasi selama berada di wilayah bencana.
“Disediakan juga dua unit mobil repeater, satu unit starlink untuk jaringan internet. Tim diberangkatkan bersama dengan pers Samapta dan Sat Brimob,” tutur Ferry.
Hingga hari ini, sebanyak 1.902 KK terdampak dan 45 warga harus mengungsi di Tapanuli Tengah akibat longsor.
“Kota Sibolga menjadi kota paling terdampak banjir. Ada lima orang yang meninggal di sini, 3 luka-luka dan empat masih dalam pencarian. Sedangkan rumah yang rusak sebanyak 17. Empat warga lainnya yang meninggal ada di Tapanuli Tengah karena longsor dan satu korban jiwa tercatat akibat pohon tumbang di Tapanuli Selatan,” ucap Ferry. Yoelie
Penulis : Youlie









