Seleksi Calon Direktut Optasional PT. Dirga Surya di Batalkan. Amran Pulungan, “Kegagalan Rekrutmen Bisa Disebabkan Bersikap Bias dan Diskriminatif”

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN. SUARASUMUT ONLINE.ID-

Seleksi Calon Direktut Optasional PT. Dirga Surya di Batalkan.
Amran Pulungan, “Kegagalan Rekrutmen Bisa Disebabkan Bersikap Bias dan Diskriminatif”

Medan – Panitia Seleksi (Pansel) membatalkan seleksi calon Direktur Operasional PT Dhirga Surya yang merupakan BUMD milik Pemprov Sumut. Alasannya karena tidak adanya pendaftar untuk posisi tersebut.

Hal itu diketahui dari surat pengumuman yang diunggah di website resmi Pemprov Sumut yang dilihat, Selasa (24/6/2025). Surat tersebut bernomor: 75/PANSEL-BUMD/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Pansel MA Effendy Pohan.

Dalam surat, disebutkan jika pembatalan itu berdasarkan berita acara hasil seleksi administrasi nomor:73/PANSEL-BUMD/2025. Tidak terpenuhinya pendaftar menjadi alasan utama sehingga seleksi dibatalkan.

“Sehubungan dengan tidak terpenuhinya jumlah pendaftar seleksi jabatan Direktur Operasi pada Pengumuman Tahap Kedua, maka Panitia Seleksi memutuskan mengakhiri seleksi untuk jabatan Direktur Operasi PT. Dhirga Surya Sumatera Utara,” demikian tertulis dalam surat tersebut.

Pansel sendiri diketahui membuka seleksi sebanyak 2 kali untuk jabatan Direktur Operasi ini. Namun jumlah pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi tidak mencapai jumlah minimal yakni 3 orang

Menananggapi hal tersebut diatas, Amran Pulungan, SE, MSP, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pembaharuan Indonesia (LP2I) menganggap bahwa tanpa disadari Sikap diskriminatif dan bias dalam proses rekrutmen dianggap dapat menggagalkan strategi rekrutmen yang sudah dibangun dengan perencanaan. Akan tetapi menjadi gagal ketika perjalanan rekrutmen yang tercermin dilingkungan pemerintahan lebih cenderung pada Sikap diskriminatif dan bias. Dimana pengelompokan golongan tertentu sudah ada penentu. Hak demikianlah menjadikan para peminat enggan untuk mengikuti seleksi.
Demikian disampaikan kepada wartawan, Rabu (26/6).

Lebih lanjut Amran menjelaskan, jika tujuan strategi rekrutmen adalah memiliki daftar kandidat terbaik, maka menunjukkan sikap yang demikian diskriminatif dan bias, walaupun tidak dengan sengaja, bisa menjauhkan calon kandidat impian yang memiliki kualifikasi dan kualitas yang handal.
Demikian juga strategi dan teknik rekrutmen yang dibuat pihak terkait bisa juga kurang efektif dan efisien dalam mencapai target. Dengan kata lain, taktik rekrutmen tersebut mengalami kegagalan.

Baca Juga :  Datok Arifin Dukung Bupati Batubara Jadi Ketua Dewan Pembina KPP Sumatera Pantai Timur

Namun, perlu diketahui untuk mencari solusi, harus segera di lakukan adalah mengobservasi dan memahami pokok permasalahan, serta mengevaluasi dan merancang ulang strategi rekrutmen agar tujuan rekrutmen bisa tercapai dengan baik.

Disamping itu juga Amran menjelaskan, pada umumnya, ada beberapa aspek-aspek strategi rekrutmen yang sering menjadi penyebab kegagalan atau ketidakefektifan proses seleksi dan rekrutmen. Mulai dari fokus dan tujuan yang tidak jelas, hingga employer branding perusahaan yang tidak sesuai.

“Sangat perlu menentukan fokus dan tujuan adalah hal yang paling fundamental dan esensial dari keseluruhan strategi rekrutmen. Sebelum dapat mengeksekusi dan menjalankan taktik rekrutmen tersebut, harus mengetahui jawaban-jawaban dari pertanyaan, seperti “mengapa merekrut karyawan baru?”, “apa yang ingin dicapai?”, dan “apa hasil yang ingin dilihat melalui rekrutmen ini?”, tanya Armran

Ketika jawaban ini terjawab dengan baik, maka hasilnya akan baik. Atau sebaliknya, tutup Amran. Yoelie

.ID – Panitia Seleksi (Pansel) membatalkan seleksi calon Direktur Operasional PT Dhirga Surya yang merupakan BUMD milik Pemprov Sumut. Alasannya karena tidak adanya pendaftar untuk posisi tersebut.

Hal itu diketahui dari surat pengumuman yang diunggah di website resmi Pemprov Sumut yang dilihat, Selasa (24/6/2025). Surat tersebut bernomor: 75/PANSEL-BUMD/2025 yang ditandatangani oleh Ketua Pansel MA Effendy Pohan.

Dalam surat, disebutkan jika pembatalan itu berdasarkan berita acara hasil seleksi administrasi nomor:73/PANSEL-BUMD/2025. Tidak terpenuhinya pendaftar menjadi alasan utama sehingga seleksi dibatalkan.

“Sehubungan dengan tidak terpenuhinya jumlah pendaftar seleksi jabatan Direktur Operasi pada Pengumuman Tahap Kedua, maka Panitia Seleksi memutuskan mengakhiri seleksi untuk jabatan Direktur Operasi PT. Dhirga Surya Sumatera Utara,” demikian tertulis dalam surat tersebut.

Pansel sendiri diketahui membuka seleksi sebanyak 2 kali untuk jabatan Direktur Operasi ini. Namun jumlah pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi tidak mencapai jumlah minimal yakni 3 orang

Baca Juga :  Demo Mahasiswa di Medan Paksa Truk TNI Putar Balik

Menananggapi hal tersebut diatas, Amran Pulungan, SE, MSP, Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pembaharuan Indonesia (LP2I) menganggap bahwa tanpa disadari Sikap diskriminatif dan bias dalam proses rekrutmen dianggap dapat menggagalkan strategi rekrutmen yang sudah dibangun dengan perencanaan. Akan tetapi menjadi gagal ketika perjalanan rekrutmen yang tercermin dilingkungan pemerintahan lebih cenderung pada Sikap diskriminatif dan bias. Dimana pengelompokan golongan tertentu sudah ada penentu. Hak demikianlah menjadikan para peminat enggan untuk mengikuti seleksi.
Demikian disampaikan kepada wartawan, Rabu (26/6).

Lebih lanjut Amran menjelaskan, jika tujuan strategi rekrutmen adalah memiliki daftar kandidat terbaik, maka menunjukkan sikap yang demikian diskriminatif dan bias, walaupun tidak dengan sengaja, bisa menjauhkan calon kandidat impian yang memiliki kualifikasi dan kualitas yang handal.
Demikian juga strategi dan teknik rekrutmen yang dibuat pihak terkait bisa juga kurang efektif dan efisien dalam mencapai target. Dengan kata lain, taktik rekrutmen tersebut mengalami kegagalan.

Namun, perlu diketahui untuk mencari solusi, harus segera di lakukan adalah mengobservasi dan memahami pokok permasalahan, serta mengevaluasi dan merancang ulang strategi rekrutmen agar tujuan rekrutmen bisa tercapai dengan baik.

Disamping itu juga Amran menjelaskan, pada umumnya, ada beberapa aspek-aspek strategi rekrutmen yang sering menjadi penyebab kegagalan atau ketidakefektifan proses seleksi dan rekrutmen. Mulai dari fokus dan tujuan yang tidak jelas, hingga employer branding perusahaan yang tidak sesuai.

“Sangat perlu menentukan fokus dan tujuan adalah hal yang paling fundamental dan esensial dari keseluruhan strategi rekrutmen. Sebelum dapat mengeksekusi dan menjalankan taktik rekrutmen tersebut, harus mengetahui jawaban-jawaban dari pertanyaan, seperti “mengapa merekrut karyawan baru?”, “apa yang ingin dicapai?”, dan “apa hasil yang ingin dilihat melalui rekrutmen ini?”, tanya Armran

Ketika jawaban ini terjawab dengan baik, maka hasilnya akan baik. Atau sebaliknya, tutup Amran. Yoelie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galian C di Pematang Panjang Digerebek, Legalitas Lokasi Lain Dipertanyakan
Belum Genap Sebulan, Proyek Drainase Rp30 M Dinas Bina Marga Provsu Retak
Bupati Deli Serdang Apresiasi Siswa SMPN 2 Lubuk Pakam Berprestasi Meski Kondisi Kesehatan Terbatas
Pemkab Deli Serdang Lakukan Pendataan Warga Korban Puting Beliung di Tanjung Anom
M Akbar Dev ST Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pordasi Berkuda Memanah Kabupaten Serdang Bedagai
Meski Dana Minim, Warga Desa Muka Paya Hinai Rayakan HUT RI Dengan Meriah
Pelajar Deli Serdang Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Di Ajang Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 Malaysia
Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Galian C di Pematang Panjang Digerebek, Legalitas Lokasi Lain Dipertanyakan

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Belum Genap Sebulan, Proyek Drainase Rp30 M Dinas Bina Marga Provsu Retak

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Bupati Deli Serdang Apresiasi Siswa SMPN 2 Lubuk Pakam Berprestasi Meski Kondisi Kesehatan Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Lakukan Pendataan Warga Korban Puting Beliung di Tanjung Anom

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:40 WIB

M Akbar Dev ST Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pordasi Berkuda Memanah Kabupaten Serdang Bedagai

Berita Terbaru