Rutan Tanjung Gusta Bantah Hoaks Napi Korupsi Lakukan Pemerasan Sesama Warga Binaan

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID — Rumah Tahanan (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta Medan kembali menjadi sasaran pemberitaan bohong atau hoaks. Kali ini, isu liar menyebut seorang narapidana kasus korupsi berinisial IS, eks Kepala Dinas Kominfo Sumatera Utara, bebas menggunakan telepon seluler, menguasai rutan, hingga melakukan pemerasan dan intimidasi terhadap sesama warga binaan.

Pihak Rutan Klas IA Tanjung Gusta menegaskan, tudingan tersebut tidak berdasar. Setelah dilakukan klarifikasi serta pengecekan internal secara menyeluruh, tidak ditemukan bukti adanya praktik pemerasan, ancaman, maupun penguasaan rutan sebagaimana yang beredar di sejumlah media.

Kepala Rutan Kelas IA Tanjung Gusta Medan, Andi Surya, menyatakan informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi faktual di dalam rutan. Bahkan, foto yang diklaim sebagai bukti dugaan pelanggaran dipastikan bukan diambil di lingkungan kamar hunian Rutan Tanjung Gusta.

“Setelah kami lakukan pengecekan secara menyeluruh, informasi tersebut tidak terbukti. Foto yang beredar juga bukan berasal dari Rutan Tanjung Gusta,” tegas Andi Surya kepada wartawan, Rabu (21/1).

Ia memastikan, sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, pihaknya konsisten menegakkan aturan, termasuk larangan keras kepemilikan dan penggunaan alat komunikasi oleh warga binaan.

Baca Juga :  PETI Merajalela di Madina, Propam Mabes Polri Didesak, Periksa Oknum Polres

“Saya tegaskan, tidak ada kebebasan penggunaan ponsel pribadi di dalam rutan, termasuk oleh Saudara IS,” ujarnya.

Sebagai sarana komunikasi resmi, Rutan Tanjung Gusta menyediakan fasilitas Warung Telepon Khusus Pemasyarakatan (Warterlpas) yang dapat digunakan warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga melalui jalur resmi dan terpantau.

Terkait dugaan pemerasan dan intimidasi, Andi menjelaskan pihaknya telah melakukan penelusuran melalui mekanisme check and re-check. Hasilnya, tidak ditemukan bukti valid maupun laporan resmi dari warga binaan lain yang mengaku menjadi korban. Situasi keamanan dan ketertiban rutan pun dipastikan dalam kondisi aman dan kondusif.

Menindaklanjuti foto yang sempat memicu polemik pada Selasa (20/1), Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Utara juga melakukan inspeksi mendadak berupa penggeledahan kamar hunian warga binaan. Kegiatan tersebut melibatkan petugas Kanwil Ditjenpas Sumut, TNI, dan petugas rutan, serta dilaksanakan sesuai prosedur pengamanan.

Baca Juga :  Dedi Iskandar Batubara Anggota DPRD RI : Bandar Narkoba Wajib Dihukum Berat

“Sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban, razia dan penggeledahan rutin kami lakukan bersama aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan TNI,” ujar Andi.

Selain itu, Rutan Tanjung Gusta menyediakan Unit Layanan Pengaduan dan menjalankan program Wali Asuh Menyapa setiap Jumat sebagai sarana komunikasi langsung antara petugas dan warga binaan. Hingga kini, tidak ada laporan resmi terkait dugaan pemerasan maupun intimidasi tersebut.

“Jika masyarakat memiliki informasi atau bukti yang valid, silakan disampaikan melalui saluran resmi dan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, menegaskan komitmennya menjaga keamanan, ketertiban, dan transparansi di seluruh unit pemasyarakatan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Kami berkomitmen menindak setiap pelanggaran, sekecil apa pun. Setiap informasi, benar atau tidak, pasti kami tindak lanjuti dan laporkan ke pimpinan. Kami juga berharap dukungan semua pihak agar pengelolaan lapas dan rutan ke depan semakin baik,” tegas Yudi.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa
Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur
LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026
Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Rumah Adat Monumen Sisingamangaraja XII Medan Hangus Terbakar
Ratusan Mahasiswa Nommensen Demo DPRD Sumut, Tolak Program MBG
Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:13 WIB

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa

Senin, 22 Juni 2026 - 22:57 WIB

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Juni 2026 - 21:41 WIB

LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 21:21 WIB

Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kakanwil Kemenag Sumut: 3 Prinsip JFT, “Jangan Pungut Biaya:

Selasa, 23 Jun 2026 - 09:32 WIB

Nasional

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Jun 2026 - 22:57 WIB