Personel Humas Polda Sumut Antar Logistik dan Evakuasi Korban Banjir-Longsor Sibolga

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID -Tiga personel Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Sumut) turun langsung mengantar bantuan logistik sekaligus membantu proses evakuasi korban banjir dan longsor. Demi memastikan bantuan sampai, ketiganya menempuh perjalanan darat selama 12 jam, melewati medan ekstrem dan jalur rusak menuju Sibolga.

“Untuk jalurnya, dari Kabupaten Humbahas – Sidikalang – Pakpak Bharat – Aceh Singkil – Subulussalam – Barus – Sorkam – Sibolga. Jarak tempuhnya itu 12 jam paling cepat jika tidak ada kemacetan di jalan,” ujar Bripka Pahala, Selasa (2/12), salah satu personel Polda Sumut.

Diterangkannya, semula misi yang mereka bawa dari ruang Bid Humas Polda Sumut, hanya sebatas untuk melakukan peliputan berita di lokasi bencana alam seperti Tarutung, Humbahas dan sekitarnya. Setelah di lokasi misi tersebut sontak berubah, ia dan timnya berubah dimulai dari pembersihan jalan, membantu evakuasi korban dan juga memberikan bantuan kemanusiaan.

“Pada Rabu 26 November 2025 siang kami berangkat dari Polda Sumut untuk misi peliputan. Begitu kami sampai di lokasi banjir melihat kondisi masyarakat yang sangat memprihatinkan. Kemudian, kami dapat informasi jika daerah paling parah itu di Sibolga dan Tapteng, kemudian kami berinisiatif untuk ke sana. Lalu kami laporkan ke Kabid, lalu Kabid menyampaikan ke Kapolda dan kami berangkatlah pada Hari Jumat dan kami tiba di Sibolga pada hari Minggu ,” ujar Bripka Pahala.

Sambung Bripka Pahala, pada saat di perjalanan dari Humbahas ke Kota Sibolga kondisi medan tidak ada penerangan di malam hari, ditambah kondisi bahan bakar mobil yang semakin menipis saat itu.

Baca Juga :  Brimob Polda Kerahakan tim Quick Response SAR Back up Banjir dan Longsor Taput

“Untuk kondisi medannya cukup sulit, belum lagi cuaca yang kurang mendukung. Saat diperjalanan kami juga sempat kehabisan minyak, namun begitu kami berhenti di sebuah warung untuk membeli persediaan makanan. Ada masyarakat yang menawarkan kami minyak walaupun harganya cukup mahal. Kata bapak itu, ini ada minyak kalau kalian mau, saya tak mau jual sebenarnya tapi untuk kalian tak apa-apa lah,” ucap Pahala mengenang.

Pahala juga menambahkan kedatangganya tidak dengan tangan kosong, meski bantuan yang dibawa tidak berjumlah besar, mereka membawa sembako, mi instan, beras, air mineral, telur dan beberapa bantuan lainnya.

“Bantuan logistik seadanya karena mobil yang kami tumpangi itu double cabin, jadi tempatnya terbatas,” katanya.

Kondisi Kota Sibolga dan Tapteng Sangat Memprihatinkan

Tiba di Kota Sibolga, Ia mengatakan kondisi sangat memprihatinkan, stok makanan, minuman di lokasi mulai menipis. Akibatnya, banyak dari masyarakat melakukan penjarahan di ritel-ritel modern.

“Untuk ritel-ritel modern, seperti Indomaret dan Alfamart hancur semua. Semalam juga sudah kita laporkan ke Kabid untuk perkembangan situasinya,” ujar Pahala.

Kata Pahala lagi, untuk wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), masyarakat sudah mulai kesulitan untuk mencari warung-warung yang berjualan. Memang ada satu dua warung yang masih buka milik warga lokal, namun harganya cukup mahal karena persediaan terbatas.

Kemudian untuk persediaan air bersih di Sibolga-Tapteng sangat sedikit, sehingga banyak dari warga kesulitan untuk mencuci kain, mandi dan sebagainya. “Kondisi airnya itu sudah bercampur lumpur belum lagi rumah-rumah masyarakat itu banyak yang rusak,” ucapnya lagi.

Baca Juga :  RCW Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan di PT Inalum ke Presiden, Kejagung dan KPK

Melihat kondisi itu, ia dan timnya terus berupaya memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak dengan melakukan evakuasi dan juga pembersihan material longsor baik itu di badan jalan dan pemukiman warga.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan turut memberikan apresiasi terhadap tiga personelnya itu. Ia juga menegaskan jika dalam kondisi darurat, tugas Humas melampaui sekadar peliputan, melainkan juga membantu masyarakat yang terdampak.

Kata Ferry, semula tim diberangkatkan dari Polda Sumut, untuk meliput dan menyampaikan informasi dari lapangan. Tetapi ketika melihat situasi di perjalanan, mereka otomatis ikut membantu warga, membuka jalan, dan memastikan bantuan apapun bisa sampai.

“Walaupun tidak banyak, semoga bantuan yang dibawa dapat meringankan warga sambil menunggu logistik utama yang belum dapat dikirim karena akses darat masih sangat sulit,” kata Ferry.

Perwira menengah polri itu menegaskan bahwa, jalur darat menuju Tapteng dan Sibolga masih belum aman dilalui kendaraan besar, sehingga distribusi bantuan dilakukan secara bertahap. Akses darat masih terbatas dan banyak titik longsor.

“Kendaraan besar belum bisa masuk, sehingga kita manfaatkan kendaraan kecil seperti double cabin untuk menembus lokasi-lokasi darurat, yang terpenting adalah memastikan masyarakat tidak merasa sendiri,” tuturnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa
Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur
LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026
Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Rumah Adat Monumen Sisingamangaraja XII Medan Hangus Terbakar
Ratusan Mahasiswa Nommensen Demo DPRD Sumut, Tolak Program MBG
Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:13 WIB

Kebakaran Hanguskan Toko Serba Rp35 Ribu di Jalan Dahlan Tanjung Morawa

Senin, 22 Juni 2026 - 22:57 WIB

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Juni 2026 - 21:41 WIB

LIPPSU Soroti Kesejahteraan Kepling Medan Jelang APEKSI 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato

Senin, 22 Juni 2026 - 19:58 WIB

Rumah Adat Monumen Sisingamangaraja XII Medan Hangus Terbakar

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kakanwil Kemenag Sumut: 3 Prinsip JFT, “Jangan Pungut Biaya:

Selasa, 23 Jun 2026 - 09:32 WIB

Nasional

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Jun 2026 - 22:57 WIB