KSPSI AGN dan FPAN Geruduk BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,SUARASUMUT ONLINE.ID – Sejumlah massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara bersama Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Medan Kota, Kamis (2/4). Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas berbagai persoalan layanan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk belum dibayarkannya Jaminan Hari Tua (JHT) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Dalam orasinya, Ketua FPAN, Reza Nasution, menegaskan bahwa pihaknya menuntut pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terutama yang menyangkut perlindungan buruh dan pekerja.

“Kami mendesak BPJS Ketenagakerjaan untuk segera berbenah. Masih banyak buruh yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial karena tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Reza di hadapan massa aksi.

Reza juga menyinggung sejumlah kasus yang dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap kepesertaan tenaga kerja. Salah satunya adalah pekerja proyek Islamic Center Martubung yang meninggal dunia namun diduga tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Diduga Cemari Lingkungan,  PT Universal Gloves Dilaporkan Warga Patumbak ke Lembaga Negara

Selain itu, ia juga menyoroti adanya perusahaan yang disebut menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan selama bertahun-tahun tanpa mendapatkan sanksi tegas.

“Bagaimana mungkin ada perusahaan yang menunggak iuran hingga beberapa tahun tetapi tidak mendapat tindakan tegas. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan,” ujarnya.

Tak hanya itu, massa aksi juga mengkritik dugaan praktik di lapangan yang memanfaatkan kepala lingkungan (kepling) untuk mengejar target kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Menurut mereka, langkah tersebut dinilai tidak efektif dan berpotensi menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Aksi unjuk rasa berlangsung sekitar satu jam sebelum akhirnya perwakilan massa diterima untuk berdialog oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota, Jefri Iswanto, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya siap membayarkan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi PPPK Paruh Waktu, namun pencairannya hingga saat ini belum dapat dilakukan.

Baca Juga :  Dua Calon Showroom di Medan Disorot, Diduga Bangun Tanpa PBG

Menurut Jefri, hal tersebut terjadi karena kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan para PPPK Paruh Waktu belum dinonaktifkan oleh Pemerintah Kota Medan.

“Gak bisa Diklik karena OPD nya belum menonaktifkan bang, kalau kami mau kok kami membayarkannya. Jadi Secara administrasi mereka masih aktif, ” jelasnya.

Sementara itu, Rahmadsyah, aktivis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Sumatera Utara, menilai kondisi tersebut sebagai bentuk kelalaian administratif yang berdampak langsung pada hak para pekerja.

Ia menyebut bahwa keterlambatan atau tidak dilakukannya penonaktifan kepesertaan oleh Pemko Medan telah menghambat pencairan JHT bagi para mantan tenaga honorer.

“Kami menduga ada pelanggaran administratif yang dilakukan Pemko Medan sehingga JHT para PPPK Paruh Waktu tidak bisa dibayarkan. Persoalan ini harus diusut tuntas, baik secara hukum maupun administrasi,” tegas Rahmadsyah.

Massa aksi pun mendesak agar persoalan tersebut segera diselesaikan agar hak para pekerja dapat diberikan tanpa berlarut-larut.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri Imipas-KSP Semangatin Anak Binaan LPKA Sambut Hari Anak Nasional
Aksi Damai di Kejati Sumut, Massa Apresiasi Kejaksaan RI Berantas Korupsi
PDAM TIRTANADI IPA Sunggal Terima Kunjungan Majelis Taklim dan Dzikir Al Haura Sumut
3 Mantan Pejabat Kejati Sumut Promosi ke Jabatan Eselon 1 Kejaksaan Agung
Pengurus Mantan PSMS Medan dan Pensiunan Bea Cukai Beri Bantuan untuk Mamek Sudion
Pemprov Sumut Akan Pisahkan Jalur Logistik dan Wisata di Rute Medan-Berastagi
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala BGN Rabu Sore Gantikan  Nanik S Deyang
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung dan Kuntadi sebagai Jampidsus
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:15 WIB

Menteri Imipas-KSP Semangatin Anak Binaan LPKA Sambut Hari Anak Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:11 WIB

Aksi Damai di Kejati Sumut, Massa Apresiasi Kejaksaan RI Berantas Korupsi

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:03 WIB

PDAM TIRTANADI IPA Sunggal Terima Kunjungan Majelis Taklim dan Dzikir Al Haura Sumut

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:16 WIB

3 Mantan Pejabat Kejati Sumut Promosi ke Jabatan Eselon 1 Kejaksaan Agung

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:36 WIB

Pengurus Mantan PSMS Medan dan Pensiunan Bea Cukai Beri Bantuan untuk Mamek Sudion

Berita Terbaru