Kota Mandiri Bekala Jadi Proyek Strategi Nasional, Dirut PND: Percepat Hunian Di Sumut

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID Kota Mandiri Bekala di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara resmi masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) non-APBN pendukung Program 3 Juta Rumah.

Masuknya kawasan tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk mempercepat pengembangan kawasan hunian sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap perumahan layak dan terintegrasi.

Dalam dokumen program strategis nasional untuk mendukung permukiman layak huni, Kota Mandiri Bekala tercantum sebagai salah satu proyek dalam Program 3 Juta Rumah.

Kota Mandiri Bekala berada di Provinsi Sumatera Utara dengan penanggung jawab Kepala BP BUMN. Indikasi pendanaannya tercatat non-APBN dengan fokus kegiatan berupa pengembangan perumahan publik dan terpadu.

Dianggap Kepercayaan dan Tanggung Jawab
Direktur Utama PT Propernas Nusa Dua (PND), Rizqi Aswaransyah Pratama, Kamis (3/9/2026) mengatakan, status PSN non-APBN memberikan arti penting bagi Kota Mandiri Bekala.

“Masuknya Kota Mandiri Bekala dalam daftar PSN non-APBN merupakan sebuah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan kawasan,” ujarnya.

Baca Juga :  Majelis Ta'lim dan Dzikir Al Haura Sumut Sembelih 3 Hewan Kurban di Medan dan Batubara

Menurut Rizqi, pencantuman ini menunjukkan Kota Mandiri Bekala memiliki posisi penting dalam mendukung kebutuhan hunian masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.

“Kami menyambut baik dan tentu sangat mengapresiasi. Bagi kami, ini bukan sekadar status, tetapi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk memastikan kawasan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan terintegrasi bagi masyarakat,” ujar Rizqi.

Konsep Kawasan Mandiri Terpadu
Rizqi menambahkan, konsep Kota Mandiri Bekala sejak awal diarahkan tidak hanya sebagai kawasan tempat tinggal, tetapi juga mengintegrasikan hunian dengan fasilitas penunjang kehidupan masyarakat.

Ia berharap masuknya Kota Mandiri Bekala dalam PSN non-APBN dapat memperkuat sinergi antara pengembang, pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat realisasi pengembangan kawasan.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Terima Bantuan dari PT Charoen Pokphand untuk Korban Bencana

“Kota Mandiri Bekala tidak hanya berbicara mengenai membangun rumah, tetapi bagaimana menciptakan sebuah kawasan yang memiliki lingkungan hunian yang baik, aksesibilitas, fasilitas, ruang aktivitas masyarakat, serta ekosistem yang dapat mendukung kehidupan penghuninya dalam jangka panjang,” katanya.

Dampak Ekonomi
Dengan status baru ini, PND berharap pembangunan kawasan dapat memberikan dampak ekonomi luas bagi Sumatera Utara. Pengembangan kawasan berskala besar dinilai berpotensi menciptakan _multiplier effect_ mulai dari membuka lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, hingga mendorong pertumbuhan sektor konstruksi, perdagangan dan jasa.

Rizqi juga berharap dukungan pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, khususnya dalam aspek infrastruktur, konektivitas, perizinan dan kebutuhan pendukung lainnya.

Dengan dukungan tersebut, Kota Mandiri Bekala optimistis dapat berkontribusi terhadap pencapaian target Program 3 Juta Rumah sekaligus menjadi contoh pengembangan kawasan hunian terpadu di Sumatera Utara.

 

Penulis : Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN
GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village
Warga Tualang Perbaungan Sergai Keluhkan BPNT 2026 Diduga Tidak Tepat Sasaran, Lurah Berikan Penjelasan
TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa
1.370 Anak Putus Sekolah di Madina, HMI Cabang Mandailing Natal Soroti Konsistensi Pemerintah
Bupati Madina Diminta Tindak Rangkap Jabatan PPPK dan Anggota BPD di Lubuk Apundung I
Walikota Mahyaruddin Salim Letakkan Batu Pertama Rehab Gedung RSUD dr Tengku Mansyur Tanjungbalai
FPII Sumut Silaturahmi Ke Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan Untuk Saling Bersinergi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 06:04 WIB

Kota Mandiri Bekala Jadi Proyek Strategi Nasional, Dirut PND: Percepat Hunian Di Sumut

Jumat, 4 September 2026 - 05:52 WIB

Kolaborasi Pemko dan Pemuda Berbicara: Wujudkan Tanjungbalai EMAS melalui Program P4GNPN

Kamis, 3 September 2026 - 16:44 WIB

GM GRIB Jaya Madina Desak Kejari Periksa MJS Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

Kamis, 3 September 2026 - 12:48 WIB

Warga Tualang Perbaungan Sergai Keluhkan BPNT 2026 Diduga Tidak Tepat Sasaran, Lurah Berikan Penjelasan

Kamis, 3 September 2026 - 12:19 WIB

TAMPERAK Desak Audit Data dan Jejak Digital 377 Desa Terkait Dana Desa

Berita Terbaru