KODAM 1 BB Bangun Jembatan Darurat Untuk Bantu Warga Yang Terisolir

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Untuk melancarkan aktifitas masyarakat, Prajurit Kodam I/Bukit Barisan membangun jembatan darurat untuk membantu warga yang terisolasi akibat banjir di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

“Upaya itu dilakukan setelah akses utama warga putus total akibat tingginya debit air sungai yang meluap dan merusak jalur penghubung,” ujar Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Minggu (30/11).

Asrul mengatakan jembatan darurat yang dibangun bersama tim BNPB dan relawan tersebut dibuat dengan memanfaatkan batang kayu yang hanyut terbawa banjir, tumpukan potongan kayu yang hanyut terbawa arus banjir.

Baca Juga :  Lanjutan Sidang Dugaan Korupsi Di Dinas PUPR Sumut, Jaksa KPK Gagal Hadirkan Topan Ginting 

“Kemudian kayu-kayu tersebut disusun menjadi satu untuk dapat dilintasi khususnya oleh pejalan kaki,” akunya.

Menurutnya, meski tanpa struktur penopang permanen, jalur itu menjadi solusi cepat agar warga dapat kembali melintas dari Batang Toru menuju Kota Sibolga maupun sebaliknya.

Pembuatan jalur penyeberangan sementara ini turut mempercepat mobilitas bantuan logistik serta memudahkan evakuasi warga di titik yang masih terdampak,” katanya.

Kapendam mengatakan pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan langkah untuk memastikan warga tidak lagi terisolasi dan bantuan dapat segera menjangkau wilayah terdampak.

Baca Juga :  Polda Sumut Targetkan Pembangunan 59 Gedung SPPG di Sumut

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah sampai kondisi kembali normal,” sebutnya.

Satgas Penanggulangan Bencana Kodam I/BB juga sempat mengevakuasi jenazah seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia akibat banjir di Desa Aek Nadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (29/11).

” Jenazah korban ditemukan tersangkut di tumpukan potongan kayu yang hanyut terbawa arus banjir,” kata Asrul.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pematangsiantar Siapkan Insentif untuk Guru Non Formal Bidang Keagamaan
Serikat Pekerja Siantar dan Simalungun Tolak Kenaikan Upah Minimum 2026
Potensi Banjir Bandang di Barus, Bupati Masinton Imbau Warga Siaga
Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir di Binjai
Longsor di Atas Turbin PLTA ESS Berpotensi Sebabkan Banjir Bandang di Barus
Disdik Deli Serdang Prihatin Kepala Sekolah SMP Jaya Krama Tak Digaji Berbulan-Bulan
Wakil Wali Kota Bersama Forkopimda Panen Jagung Bersama Dalam Rangka Dukung Ketahanan Pangan Di Kota Tanjungbalai.
Wakil Wali Kota Kembali Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Bunga Tanjung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:59 WIB

Pematangsiantar Siapkan Insentif untuk Guru Non Formal Bidang Keagamaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:57 WIB

Serikat Pekerja Siantar dan Simalungun Tolak Kenaikan Upah Minimum 2026

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:56 WIB

Potensi Banjir Bandang di Barus, Bupati Masinton Imbau Warga Siaga

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:54 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir di Binjai

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:51 WIB

Disdik Deli Serdang Prihatin Kepala Sekolah SMP Jaya Krama Tak Digaji Berbulan-Bulan

Berita Terbaru