Warga Langkat Duduk Bershalawat di Tengah Jalan, Blokir Jalan Tuntut Aspal 3,5 Km

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, SSOL.ID– Ratusan warga Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat kembali memblokir jalan protokol, Kamis (6/8/2026). Aksi ini dipicu kekecewaan karena jalan penghubung antar dusun belum juga diaspal selama puluhan tahun.

Titik aksi berada di depan Lapangan Badminton Dusun Serbaguna. Warga menuntut Pemkab Langkat segera mengaspal jalan sepanjang 3,5 kilometer dari Dusun Serbaguna hingga Dusun Paluh Gusta.

Aksi ini dihadiri Anggota DPRD Langkat Muhammad Rio, Rahmad Rinaldi, Jul’aidi Syam, Mahalli Hakim, Plt. Kadis PUTR Arie Ramadhany, Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya, Kades Pematang Cengal Arusman, dan perwakilan PT Energi Mega Persada – EMP Gebang.

Baca Juga :  Kades Amri Purba: Prioritas Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat Jadi Fokus Desa Pabatu I

Janji Aspal 500 Meter Mentah
Dalam mediasi, Plt. Kadis PUTR Arie Ramadhany berjanji pemerintah akan mengaspal minimal 500 meter pada November 2026. Sementara itu PT EMP Gebang menyatakan akan mengusulkan bantuan ke pusat dan menargetkan pengaspalan 1 kilometer pada 2027.

Untuk sementara, akan dilakukan penimbunan dengan 200 dump truk sirtu dan perataan jalan menggunakan alat berat.

Namun seluruh tawaran itu ditolak warga. Mereka mengaku sudah terlalu sering mendengar janji tanpa realisasi.

“Debu masuk ke rumah setiap hari. Rumah kami retak karena getaran truk trailer. Kami sudah tidak percaya janji lagi,” kata salah seorang warga.

Baca Juga :  Dua Wanita Didakwa Peras dan Hasut ASN BPN Nias Bunuh Diri di Medan

Ibu-ibu Shalawatan di Badan Jalan
Puncak aksi terjadi saat kaum ibu maju ke depan. Mereka membentangkan terpal di tengah jalan, memindahkan teratak dari lapangan, lalu duduk bersama melantunkan shalawat dan berdoa.

Mereka berharap Allah melunakkan hati pemerintah agar jalan segera diperbaiki.

Hingga menjelang Magrib, warga masih bertahan. Camat bersama aparat kepolisian akhirnya membubarkan massa dan membuka blokade jalan.

Warga berharap pemerintah dan PT EMP segera bertindak nyata, bukan hanya wacana, demi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Pematang Cengal.

 

Penulis : Ariswan

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Polisi Tahan Dua Pria Bongkar Tiang Tiang Traffic Light
Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:23 WIB

Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Sabtu, 7 November 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:32 WIB

Polisi Tahan Dua Pria Bongkar Tiang Tiang Traffic Light

Berita Terbaru