Imigrasi Medan Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, Sasar Warga Jepang

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID- Kantor Imigrasi Medan bersama Polda Sumut membongkar sindikat penipuan dengan modus love scamming di Medan. Komplotan ini dikendalikan oleh warga negara asing (WNA) yang mempekerjakan puluhan WNI.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang curiga adanya aktivitas dugaan sindikat penipuan siber di Kota Medan. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian melakukan operasi gabungan bersama tim Polda Sumut pada Selasa (23/6) di CBD Polonia Medan.

“Tim gabungan mendapati kegiatan penipuan daring yang sedang berlangsung di kawasan CBD Polonia. Diamankan 29 WNI sebagai pekerja, 2 WNI sebagai penanggung jawab dan 1 warga negara Republik Rakyat Tiongkok,” ungkap Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara Parlindungan, Senin (6/7).

Tak hanya di situ, penyelidikan kemudian dikembangkan pada Rabu (24/6) dini hari di kawasan Royal Sumatra dan Hotel Golden Eleven. Dari lokasi pengembangan tersebut, petugas kembali mengamankan enam WNA yang diduga kuat bertindak sebagai penggerak jaringan.

Baca Juga :  Propam Didesak Periksa Kapolsek Langkat Dugaan Kuasai Hutan Lindung 

“Secara keseluruhan telah diamankan 7 WNA meliputi 6 warga negara RRT serta 1 warga negara Vietnam serta 31 WNI yang diduga terkait jaringan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Parlindungan menyebut petugas menyita 120 unit telepon selular, 55 unit komputer, 7 unit laptop, 48 papan TIK atau keyboard, 7 dokumen perjalanan yang masih berlaku, serta puluhan perangkat keras lainnya.

“Sindikat ini diduga memanipulasi identitas di berbagai platform media sosial seperti Tiktok, Instagram, dan Threads untuk mendekati dan mengelabui korban yang berada di luar negeri hingga mengalami kerugian finansial,” jelasnya.

Kepala Kantor Imigrasi Medan Uray Avian juga menimpali bahwa pelaku berperan sebagai perempuan untuk mendekati calon korban melalui platform media sosial. Adapun sasaran utama korban diketahui berasal dari Jepang.

Baca Juga :  Blok Hunian Rutan Tanjung Pura, Dirazia

“Setelah berkomunikasi secara intens, kemudian pelaku mengarahkan para korban untuk berkomunikasi lebih lanjut melalui LINE. Pelaku diduga melancarkan aksi penipuan yang mengakibatkan kerugian finansial bagi para korban, setelah itu para pelaku memutus komunikasi dengan korban untuk menghilangkan jejak,” jelas Uray.

Lebih lanjut, Uray membeberkan pihaknya kini berkoordinasi dengan Kedubes RRT dan Vietnam untuk menindaklanjuti proses hukum selanjutnya.

Ia juga menyebut para pelaku WNA juga mendapatkan tindakan administratif berupa deportasi dan pencekalan. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Berkoordinasi untuk melakukan tindakan administratif berupa deportasi atau pemulangan paksa ke negara asal setelah seluruh kepentingan proses hukum selesai dan mengajukan pencantuman dalam daftar cekal selama 10 tahun sehingga pelaku tidak dapat kembali masuk ke Indonesia,” ucap Uray.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hotman Paris Akui Ambil Risiko Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Kajati Sumut Muhibuddin Masuk Tim Penyidik Khusus Kasus Eks Jampidsus
Tim Forensik RS Adam Malik Kesulitan Satukan Tubuh Korban Kecelakaan Sibolangit
RS Adam Malik: Anak Korban Kecelakaan Sibolangit Alami Pendarahan Berat dan Kritis
Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Bertambah Jadi 4 Orang
Isu Mogok Supir Mobil Tangki Dibantah Pertamina, Distribusi BBM Sumut Ditarget Pulih 2 Hari
Diduga Truk Rem Blong, 6 Mobil Tabrakan Beruntun di Sibolangit
Imigrasi Sumut dan Pemkab Batubara Bahas Pembentukan Kantor Imigrasi Baru
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Masuk Tim Penyidik Khusus Kasus Eks Jampidsus

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:23 WIB

Tim Forensik RS Adam Malik Kesulitan Satukan Tubuh Korban Kecelakaan Sibolangit

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:14 WIB

RS Adam Malik: Anak Korban Kecelakaan Sibolangit Alami Pendarahan Berat dan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:09 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Bertambah Jadi 4 Orang

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:29 WIB

Isu Mogok Supir Mobil Tangki Dibantah Pertamina, Distribusi BBM Sumut Ditarget Pulih 2 Hari

Berita Terbaru

Kriminal

Anak di Medan Bakar Ayah Kandung, Diduga Pengaruh Narkoba

Sabtu, 18 Jul 2026 - 14:24 WIB

Sepak Bola

PSMS Medan Rekrut 6 Pemain Liga 1 Jelang Piala Presiden 2026

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:59 WIB