Dugaan Perbuatan Asusila Dirut BUMD Sumut ex kader Partai Gerindra, Petinggi Gerindra Sumut Bungkam

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Ditegah hirupikuk perayaan Partai Gerindra Sumatera Utara memantik tanda tanya besar. Hingga kini, petinggi Gerindra Sumut belum memberikan penjelasan terkait dugaan skandal yang menyeret salah satu kadernya berinisial AW yang juga diketahui menduduki jabatan strategis sebagai Direktur Utama salah satu BUMD Provinsi Sumatera Utara.

AW diduga menghamili seorang perempuan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi baik dari yang bersangkutan maupun dari pihak Partai yang menaunginya.

Upaya konfirmasi telah dilakukan wartawan suarasumutonline kepada Ade Jona selaku salah satu petinggi Gerindra Sumut. Pesan singkat yang dikirimkan sejak malam (8/2) sampai berita ini disiarkan belum mendapat jawaban. Sikap diam ini justru memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kasus Bank Sumut Tuntas, Muhri Fauzi Ingatkan Jangan Bangun Opini Menyesatkan

Publik mempertanyakan, mengapa partai sebesar Gerindra memilih bungkam terhadap isu yang menyangkut moral kader sekaligus pejabat publik. Apalagi, jabatan Dirut BUMD yang diemban AW bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat dan pengelolaan keuangan daerah.

Pengamat menilai, keheningan partai bisa saja merupakan strategi menunggu kejelasan fakta. Namun di sisi lain, sikap tersebut berpotensi mencederai kepercayaan publik jika dibiarkan berlarut-larut tanpa penjelasan.

Baca Juga :  Pembangunan Jalan Provinsi di Sibolga-Tapanuli Tengah Mulai Terealisasi

“Jika benar ini hanya isu, partai seharusnya segera meluruskan. Tapi jika ada persoalan serius, publik juga berhak tahu bagaimana sikap dan langkah partai,” ujar seorang Maruli harahap koordinator Jaringan Pemuda Nusantara, Senin ( 9/2).

Kasus ini menjadi ujian transparansi dan komitmen etika politik Partai Gerindra, khususnya di Sumatera Utara. Hingga kini, hak jawab dari DPD Gerindra Sumut masih ditunggu.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul
Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan
Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat
Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik
Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah
Pemko Medan Bagi Diskon Gede! Tunggakan PBB 1994-2011 Dipotong 75%, Denda Dibebaskan 100%
Warga Aek Ladong Kini Bisa Bersekolah Di MAN 3 Asahan
Antisipasi Konflik, Polisi Cegah Warga Panen Sawit di Lahan HGU PT CSIL Asahan
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:52 WIB

Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Lapas Kelas IIA Rantauprapat Over kapasitas, 22 Paket Pengadaan TA 2026 Rp. 16 Miliar Dipertanyakan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:46 WIB

Inspektorat dan Ombudsman Didesak Segera Periksa Oknum Kepala Dusun III Desa Paya Rengas Langkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:18 WIB

Tak Jawab Konfirmasi Wartawan, Kepsek SMAN 2 Medan Dinilai Abaikan Hak Jawab Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:48 WIB

Status Hutan Lindung Rugikan Masyarakat Adat dan Untungkan Mafia Tanah

Berita Terbaru

Editorial

EDITORIAL : Ketika Lembaga Penegak Hukum Saling Berhadapan

Jumat, 10 Jul 2026 - 18:21 WIB