Tujuh Kabupaten Kota Diterjang Banjir Bandang dan Longsor

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Bencana alam banjir bandang hingga longsor, menerjang tujuh kabupaten/kota, Provinsi Sumatera Utara, sejak Senin (24/11) malam hingga Selasa (25/11).

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, ketujuh kabupaten/kota tercatat tersebut adalah Kota Sibolga terjadi longsor dan banjir, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terjadi longsor dan banjir.

Kabupaten Nias Selatan terjadi longsor, Kota Gunungsitoli terjadi longsor, Kabupaten Mandailing Natal terjadi banjir, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terjadi banjir dan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) banjir bandang.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati menjelaskan untuk Kota Sibolga longsor terjadi di Jalan II Nommensen, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara.

“Pada Senin, 24 November 2025 pukul 21.30 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah longsor yang mengakibatkan tertutupnya akses Jalan II Nomensen,” ungkap Sri Wahyuni, Selasa (25/11).

Sedangkan, banjir di Kota Sibolga terjadi di empat kecamatan, yakni Kecamatan Sibolga Kota, Kecamatan Sibolga Sambas, Kecamatan Sibolga Selatan, Kecamatan Sibolga Utara.”Pengungsi nihil, korban luka-luka nihil dan meninggal dunia nihil di Kota Sibolga ini,” tutur Sri.

Sri mengatakan Kabupaten Tapsel banjir dialami dua Kecamatan, yakni Kecamatan Angkola Sangkunur dan Kecamatan Batang Angkola.”Pada Senin, 24 November 2025 pukul 21.00 WIB. Akibat Curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan terjadinya banjir di 2 Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan ini,” jelasnya.

Sedangkan, longsor di Tapsel terjadi di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur dan Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat. Akibatnya, ruas jalan Tapsel menuju Kabupaten Mandailing Natal terputus ketutup material longsor.

“Pada Senin 24 November 2025 pukul 21.30 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Tanah Longsor yang mengakibatkan tertutupnya akses Jalan Kelurahan rianiate jalan lintas penghubung kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal putus total,” kata Sri.

Baca Juga :  Walikota Tanjungbalai Lantik 16 Pejabat, Dorong Kinerja dan Inovasi Layajanan Menuju Tanjungbalai Emas

Untuk di Kota Gunungsitoli terjadi longsor di Kecamatan Gunungsitoli Selatan, di Jalan Nias Tengah KM 12 Hiligodu Ombolata dan Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Dusun II Desa Samasi.

“Pada Senin 24 November 2025 pukul 01.00 WIB. Akibat cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama mengakibatkan jalan lintas Nias tengah KM 12 Desa Hiligodu Ombolata Kecamatan Gunungsitoli Selatan mengalami longsor sepanjang 25 meter. Serta tembok penahan tebing jalan di Dusun II Desa Samasi mengalami longsor, kejadian longsor juga berdampak pada salah satu rumah warga,” katanya.

Di Kabupaten Tapteng terjadi banjir di 7 Kecamatan, yakni Kecamatan Pandan, Kelurahan Lubuk Tukko dan Kelurahan Sibuluan Nauli. Kecamatan Sarudik, Kelurahan Sibuluan Nalambok dan Kelurahan Pondok Batu.

Kemudian, Kecamatan Badiri, Desa Aek Horsik. Kecamatan Barus, Desa Pasar Terandam dan Kelurahan Padang Masiang. Kecamatan Kolang, Desa Hurlang Muara Nauli, Desa Satahi Nauli, Kelurahan Pasar Onan Hurlang, Kelurahan Kolang Nauli. Kecamatan Tukka, Kelurahan Hutanabolon. Kecamatan Lumut, Desa Lumut Maju.

“Pada Minggu, 23 November 2025, Pukul 18.00 WIB, BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah melaporkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada 17 November 2025 hingga 22 November 2025 mengakibatkan banjir di beberapa Desa/Kelurahan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah,” ucap Sri.

Di Kabupaten Mandailing Natal, terjadi Kecamatan Muara Batang Gadis Desa Huta Imbaru (Siulang-Aling), Desa Lubuk Kapundung dan Kecamatan Siabu, Desa Tangga Bosi III.

Sri menjelaskan Sabtu, 22 November 2025 Pukul 16.13 WIB, BPBD Madina menerima informasi bahwa telah terjadi Banjir setinggi 1,5 meter yang disebabkan curah hujan dan meluapnya air sungai ke Permukiman Desa Huta Imbaru (Siulang-Aling), Kecamatan Muara Batang gadis.

Baca Juga :  Kejari Madina dan Pemkab Madina Tandatangani MoU Bidang Datun Tahun 2026

“Pada Senin 24 Nov 2025 sekitar Pukul 11.30 WIB. Telah terjadi banjir di Desa Tangga Bosi III Kecamatan Siabu yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Aek Badan, yang mengalami peningkatan debit air cukup signifikan akibat tingginya intensitas hujan selama dua hari berturut-turut. Kondisi tersebut menyebabkan arus sungai melampaui kapasitas dan memutuskan dek penahan sungai di salah satu titik rawan,” ungkap Sri.

Banjir bandang di Kabupaten Taput, menyebabkan Jembatan Aek Puli di Kecamatan Simangumban terputus, Selasa siang, 25 November 2025 pukul 14.00 WIB. Jembatan ini merupakan penghubung utama antara Kecamatan Pahae Jae dan Simangumban, sekaligus jalur nasional Tarutung-Sipirok, sehingga akses kini lumpuh.

Peristiwa terjadi di Desa Simangumban Julu setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut tanpa henti. Air meluap hingga akhirnya merusak struktur jembatan.

BPBD Taput bersama pihak kecamatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memberikan imbauan kepada warga agar menjauhi wilayah rawan. Tim TRC BPBD Taput juga sudah berada di lapangan melakukan asesmen.

“Dinas Perhubungan Taput mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur Pangaribuan-Silantom sebagai jalur alternatif menuju Tarutung-Sipirok sementara waktu,” kata Staf bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Taput, Septian Yudiansyah Nasution.

BPBD Taput mengimbau warga untuk tetap waspada. Saat ini penanganan darurat melibatkan BPBD, Dinas PUTR, Dinas Perhubungan, aparat kecamatan, aparat desa, TNI-Polri, serta warga sekitar masih terus dilakukan.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum
Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen
Penerima PKH di Langkat Diminta Teken Blangko Pengunduran Diri Bermaterai
PETI Tak Kunjung Tuntas, Ketua GM GRIB Jaya Desak Satgas Madina Dibubarkan
Dilema Proyek, Jalan Yang Rusak Diperbaiki Namun Jalan Lama Yang Baik Jadi Malah Rusak Akibat Truk Material di Tanjung Garbus II
Wali Kota Mahyaruddin Salim Jenguk Pekerja Dinas LH Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Arus Listrik di RS Siloam Medan
Dikerjakan Dini Hari, Pekerjaan Proyek Bahu Jalan di Kelurahan Cemara Lubuk Pakam di Duga Tanpa Papan Informasi
Ribuan Warga Hadiri Maulid Nabi 1448 H di Tapian Dolok, Pemkab Simalungun Gelar Sunatan Massal dan Pasar Murah
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 20:59 WIB

PETI Tak Kunjung Tuntas, Ketua GM GRIB Jaya Desak Satgas Madina Dibubarkan

Jumat, 18 September 2026 - 13:31 WIB

Dilema Proyek, Jalan Yang Rusak Diperbaiki Namun Jalan Lama Yang Baik Jadi Malah Rusak Akibat Truk Material di Tanjung Garbus II

Jumat, 18 September 2026 - 07:43 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Jenguk Pekerja Dinas LH Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Arus Listrik di RS Siloam Medan

Berita Terbaru

Olahraga

Tim Putra dan Putri Menang Telak di Olimpiade Catur 2026

Minggu, 20 Sep 2026 - 12:56 WIB

Olahraga

Tim Putra Tekuk Uganda di Olimpiade Catur

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:16 WIB