Pergantian Kapolres Diwarnai Pembakaran Polsek Muara Batang Gadis Madina, Pajar Nilai Penegakan Hukum Gagal.

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MlADINA SUARASUMUTONLINE.ID— Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal (Madina) diwarnai insiden pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis (MBG) oleh sekelompok warga. Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan momentum pergantian Kapolres Madina dan memicu sorotan tajam terhadap kinerja aparat kepolisian serta kehadiran negara dalam menjamin rasa keadilan dan keamanan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pembakaran Polsek Muara Batang Gadis dipicu oleh akumulasi kekecewaan warga terhadap penanganan sejumlah persoalan hukum di wilayah tersebut. Warga menilai aparat penegak hukum lamban dan tidak tegas dalam merespons berbagai bentuk keresahan masyarakat, khususnya terkait persoalan peredaran narkoba.

Baca Juga :  Cleaning Service di MMTC Dibacok Begal di Jembatan Tol Lau Dendang

Aktivis Mandailing Natal, Pajarur Rohman, menilai peristiwa tersebut merupakan bukti nyata kegagalan penegakan hukum di wilayah Hukum Polres Madina Menurutnya, kemarahan warga tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan akibat ketidakpercayaan yang telah terbangun dalam waktu lama.

“Peristiwa ini tidak berdiri sendiri. Ini merupakan akumulasi dari rasa ketidakadilan yang dirasakan masyarakat dalam waktu lama. Ketika hukum tidak hadir secara adil dan tegas, masyarakat akhirnya meluapkan kekecewaan dengan cara yang keliru,” ujar Pajarur Rohman.

Ia menegaskan, pergantian Kapolres Madina harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepolisian, terutama dalam penanganan kasus-kasus yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Pajarur juga menyoroti lemahnya penindakan terhadap peredaran narkoba yang dinilai semakin merusak generasi muda di Mandailing Natal.

Baca Juga :  Terancam Longsor, UPTD SMP Negeri 4 Lolofitu Moi Terisolasi dan Butuh Perhatian Pemerintah

“Penegakan hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jika kondisi ini terus dibiarkan, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin tergerus,” tambahnya.

Pajarur Rohman mendesak agar aparat kepolisian tidak hanya fokus pada penindakan pascakejadian, tetapi juga melakukan pembenahan internal, evaluasi kinerja, serta mengedepankan pendekatan humanis dan transparan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Penulis : Hotman

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Demo Kantor PN Sibuhuan, Soroti Vonis Kasus Narkotika
Soroti Pungli dan UKOM Guru, Komandan Madina Desak Bupati Madina Copot Kabid PTK Disdik
Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sidak dan Cek Kepatuhan Pajak Kendaraan Dinas
Hardiknas 2026. Wawako Tanjungbalai ; Pendidikan Kunci Cetak SDM Unggul dan Tangguh
Senkom Sergai Apresiasi Simulasi Sispam Kota Penanganan Aksi Unjuk Rasa
Padang Lawas Darurat Narkoba
Kodim 0212/TS Rampungkan Jembatan Perintis Garuda di Padang Bolak Julu, Akses Warga Kembali Normal
Warga Tapteng Ngadu ke Gubsu Belum Dapat Bantuan Meski 4 Kali Kirim Data
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mahasiswa Demo Kantor PN Sibuhuan, Soroti Vonis Kasus Narkotika

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:31 WIB

Soroti Pungli dan UKOM Guru, Komandan Madina Desak Bupati Madina Copot Kabid PTK Disdik

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WIB

Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sidak dan Cek Kepatuhan Pajak Kendaraan Dinas

Senin, 4 Mei 2026 - 19:04 WIB

Hardiknas 2026. Wawako Tanjungbalai ; Pendidikan Kunci Cetak SDM Unggul dan Tangguh

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:35 WIB

Senkom Sergai Apresiasi Simulasi Sispam Kota Penanganan Aksi Unjuk Rasa

Berita Terbaru