Terancam Longsor, UPTD SMP Negeri 4 Lolofitu Moi Terisolasi dan Butuh Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NIAS BARAT, SUARASUMUTONLINE.ID-Kondisi UPTD SMP Negeri 4 Lolofitu Moi yang terletak di Desa Wango, Kecamatan Lolofitu Moi, Kabupaten Nias Barat, saat ini sangat memprihatinkan akibat kerusakan infrastruktur, terutama akses jalan dan halaman sekolah yang mengalami longsor.

Kerusakan tersebut semakin parah setelah curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, sehingga menyebabkan beberapa titik di lokasi sekolah kembali longsor dan mengancap beberapa gedung ruang belajar siswa.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri 4 Lolofitu Moi, Yufenius Waruwu, S.Pd, kepada wartawan Suarasumutinline.id pada Kamis, 5 Februari 2026.

Baca Juga :  2025, Realisasi Penerimaan PBB P-2 Tapian Dolok Dari 10 Desa 1 Kelurahan Capai 96.6 %

Menurut Yufenius, gedung sekolah yang digunakan saat ini merupakan gedung baru, karena gedung lama sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi akibat terdampak longsor di lokasi sebelumnya.

Namun, pada lokasi baru pun kondisi awal yang baik kini kembali terancam, sebab beberapa bagian tanah di sekitar sekolah kembali mengalami pergerakan dan longsor akibat intensitas hujan yang tinggi.

Selain itu, akses jalan menuju sekolah sepanjang kurang lebih 200 meter dari jalan kabupaten dalam kondisi rusak parah, berlumpur, dan terdapat anak sungai yang menyulitkan para guru dan siswa untuk mencapai sekolah.

Baca Juga :  Penandatanganan MOU Antara Pemko Tanjungbalai dan Kesultanan Negeri Asahan Dalam Mendukung Pelestarian Kebudayaan

Pihak sekolah, kata Yufenius, telah melakukan upaya darurat seperti menimbun titik longsor dan membuat jembatan sementara, namun langkah tersebut belum mampu mengatasi masalah secara permanen.

Oleh karena itu, pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, agar segera dilakukan penanganan infrastruktur demi keselamatan dan kelancaran proses belajar mengajar.

 

Penulis : Oda Zai

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum
Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen
Penerima PKH di Langkat Diminta Teken Blangko Pengunduran Diri Bermaterai
PETI Tak Kunjung Tuntas, Ketua GM GRIB Jaya Desak Satgas Madina Dibubarkan
Dilema Proyek, Jalan Yang Rusak Diperbaiki Namun Jalan Lama Yang Baik Jadi Malah Rusak Akibat Truk Material di Tanjung Garbus II
Wali Kota Mahyaruddin Salim Jenguk Pekerja Dinas LH Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Arus Listrik di RS Siloam Medan
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 00:03 WIB

Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan

Minggu, 20 September 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 21:04 WIB

Penerima PKH di Langkat Diminta Teken Blangko Pengunduran Diri Bermaterai

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB

Berita

LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar

Senin, 21 Sep 2026 - 16:43 WIB