Pabrik Batu Bata di Langkat Nyaris Ludes Dilalap Api, Diduga Akibat Percikan Pembakaran

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, SUARASUMUTONLINE.ID – Sebuah pabrik produksi batu bata di Desa Dondong Pasar 2, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, nyaris ludes terbakar pada Minggu (6/7). Api dengan cepat membesar di bagian dapur pembakaran bata, namun beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Pabrik batu bata tersebut diketahui milik Giran (60). Menurut keterangan saksi mata, api pertama kali terlihat dari dapur pengeringan batu bata. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh percikan api dari proses pembakaran yang menyambar material di sekitarnya, terutama tandan kosong kelapa sawit yang memang sangat mudah terbakar.

Baca Juga :  Walikota Bahas Peningkatan Pelayanan Listrik dan Lampu Jalan Bersama Manager PT PLN Persero

Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, sejumlah pekerja dan warga sekitar berupaya memadamkan api secara manual.

Kepala Satpol PP Kabupaten Langkat, Dameka Singarimbun, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran begitu menerima laporan.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota  Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah PII Tanjungbalai Periode 2025-2026

“Api berhasil kita jinakkan sebelum menjalar lebih luas dan menghanguskan seluruh area produksi,” ujar Dameka.

Dameka menambahkan, berdasarkan keterangan pemilik, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari sambaran api pada dapur pembakaran batu bata. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Penulis : Rhm

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengejutkan, Bantuan Beras dan mie Instan di Tumpuk Hingga Berkutu dan expayed di Gudang Dinsos Deli Serdang
Jalan Protokol KM 12 Muara Pertemuan Makan Korban, Gara-gara Galian C Proyek Jembatan Tak Berizin
Ketua LMP Madina Pertanyakan Status Hukum 6 Excavator dan 6 Terduga Pelaku PETI di Batang Natal.
Walikota Tanjungbalai Adakan Silaturahmi dengan Insan Pers
Wali Kota Tanjungbalai Buka Rakor Penyusunan LKPJ Wali KotaTahun 2025
Aktivis Nilai Polres Tapsel dan Madina Gagal Berantas Tambang Ilegal
Pemkab Deli Serdang Komit Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Sampah
Oknum PNS Bendahara Panti Asuhan Diduga Gelapkan Infak Anak Yatim Rp 720 Juta dan Korupsi
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:12 WIB

Mengejutkan, Bantuan Beras dan mie Instan di Tumpuk Hingga Berkutu dan expayed di Gudang Dinsos Deli Serdang

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jalan Protokol KM 12 Muara Pertemuan Makan Korban, Gara-gara Galian C Proyek Jembatan Tak Berizin

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:54 WIB

Ketua LMP Madina Pertanyakan Status Hukum 6 Excavator dan 6 Terduga Pelaku PETI di Batang Natal.

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:36 WIB

Walikota Tanjungbalai Adakan Silaturahmi dengan Insan Pers

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:39 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Buka Rakor Penyusunan LKPJ Wali KotaTahun 2025

Berita Terbaru