Kematian Pedagang Martabak di Asahan Janggal, Keluarga Minta Ekshumasi dan Autopsi Ulang

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Kematian Safii, 44, pedagang martabak di Asahan, Sumatera Utara, memicu tanda tanya besar. Korban disebut tewas gantung diri, tapi abang kandungnya menemukan sejumlah luka lebam di tubuh jenazah.

Teguh, abang korban, resmi melapor ke Polda Sumut pada Kamis (25/6/2026). Ia mencurigai ada kejanggalan dalam peristiwa kematian adiknya pada 2 Juni 2026 di Kecamatan Aek Songsongan.

Cerita Kematiannya Simpang Siur
Menurut Teguh, jasad Safii pertama kali ditemukan istrinya di dalam rumah. Kepala dusun setempat lalu mengevakuasi korban ke puskesmas.

Baca Juga :  Poldasu Bongkar Tambang Emas Ilegal di Madina, 17 Orang Diamankan dan 12 Eskavator Disita

Masalahnya, warga sekitar mengaku tidak melihat langsung korban dalam kondisi tergantung.

“Yang bilang bunuh diri itu si kadus dan istri kepada warga. Terus dibawa ke puskesmas. Pulang dari puskesmas bilang kejadiannya bunuh diri,” kata Teguh.

Keluarga juga tidak pernah diperlihatkan foto atau video saat korban ditemukan tergantung. “Itu yang mengangkat mayatnya kadus. Itu yang menolong dialah,” ujarnya.

Lapor Polda Sumut, Minta Dibongkar Makam
Karena tidak mendapat penjelasan utuh, keluarga curiga. Teguh membuat laporan dengan Nomor LP/B/1010/VI/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 25 Juni 2026.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Tandatangani MOU Dengan UNPAB Dalam Bidang Program Pembangunan dan Pengembangan SDM

Ia meminta polisi melakukan ekshumasi dan autopsi ulang. “Saya siap kalau nanti ekshumasi untuk mengetahui penyebab kematian,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan memastikan laporan akan didalami. “Apabila tidak bunuh diri, maka akan disampaikan. Begitu juga, apabila memang bunuh diri akan disampaikan,” ujarnya.

 

Penulis : Samsuwir

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
Jembatan Gantung Penghubung Desa Sangga Lima – Desa Pulau Banyak Langkat Memprihatinkan
Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang
Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027
Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
DPP IM3 Madina Sebut “Membangun Madina Hanya Slogan Kosong di Atas Kertas Berita
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:52 WIB

“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Jembatan Gantung Penghubung Desa Sangga Lima – Desa Pulau Banyak Langkat Memprihatinkan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027

Berita Terbaru

Hukum

PT Medan Ringankan Vonis Eks Anggota Bawaslu Gunungsitoli

Senin, 10 Agu 2026 - 22:30 WIB

Daerah

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Senin, 10 Agu 2026 - 15:04 WIB