Dugaan Korupsi Smart Village Madina Rp 9,4 M Kembali Naik Kepermukaan, Kejatisu Diminta Tetapkan Tersangka

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara diminta untuk segera melakukan penetapan tersangka terkait kasus dugaan Korupsi Desa Digital Smart Village tahun 2023 yang melibatkan Mantan Bupati Madina M. Jafar Sukhairi Nasution dan kroninya, serta Kepala Dinas PMD Madina. Kasus korupsi tersebut diketahui bersumber dari Dana Desa tahun 2023. Ada 377 Desa yang jadi korban dalam kasus ini.

Dengan perincian, Setiap desa diminta uang Rp. 24,9 juta. Namun tidak ada jaringan internet yang dibangun di 377 desa. Dimana semua kepala Desa juga telah di periksa secara meraton. Dari 377 desa yang menjadi korban proyek fiktif desa digital totalnya Rp. 9,4 miliar. Hanya serifikat yang diterima oleh Kepala Desa.

Diketahui, mantan Bupati M. Jafar Sukhairi Nasution dan kroninya, serta Kepala Dinas PMD Madina, diketahui menggunakan PT.Info Media Solusi Net membuat proyek fiktif tersebut.

Baca Juga :  Aliansi Gabungan Ormas dan Ormas Desak Kejari Madina Periksa Kabid Dinas Pendidikan Madina

Informasi di lapangan, pada saat pekerjaan ini berlangsung anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara dari Fraksi PKB Muniruddin Ritonga di ketahui sebagai ” Tukang kutip ” Dan terlibat dalam pekerjaan yang terjadi 1 tahun sebelumnya pemilihan yaitu di tahun 2023.

Menanggapi hal tersebut, Munir yang dihubungi via telepon seluler menyangkal keterlibatannya dan tidak tahu menahu.

“Saya tidak tahu terkait masalah tersebut, ” Ujarnya dalam pedang whatsapp, Jumat (8/8)

Di tempat terpisah, Direktur Eksekutif Sumut Institut, Osril Limbong menyayangkan lambat nya penanganan tindak korupsi yang terjadi sejak tahun 2023 itu.

“Kasus tersebut, sudah layak ditetapkan tersangka, sudah terlalu lama sebab pengeluaran dana dan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN lewat Dana Desa, Kejatisu harus menuntaskan penyelidikan ke tahap penetapan tersangka, ” tegas Direktur Eksekutif Sumut Institut, Osril Limbong, Jumat (8/8).

Baca Juga :  Lindungi Situs Cagar Budaya, PTPN IV Regional 2 Pasang Plank NKT

Secara ide, masih kata Limbong, rencana dan perencanaan tentunya dari keterangan para saksi dan fakta di lapangan terkait pengadaan jaringan internet di Desa bisa di lihat dari sifat penggunaan berdasarkan kebutuhan bagi masyarakat dan berjalan atau tidak berarti ide dan perencanaan nya telah berpotensi kerugian negara dan menguntungkan pihak-pihak lain, sehingga penetapan UU Tindak Pidana Korupsi sangatlah tepat.

“Jadi Penyidik Pidsus Kejatisu lewat Kajati yang baru Bapak Harly Siregar sebagai orang Sumatera Utara harus mampu menetapkan hal tersebut, dan beliau tentunya mempunyai tanggung jawab menurunkan kasus korupsi dan target pengembalian kerugian negara lewat kasus korupsi semakin tinggi, karena telah melanggar Pasal 3 UU Tipikor (UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001): Mengenai penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara,” tegas Limbong.

Penulis : Yoelie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumut Bongkar: PT Tun Sewindu Diduga Kuasai Hutan Lindung Tanpa Izin Kementerian
21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot
Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak
Kabag Kesra Pemkab Deliserdang Bantah Isu Pengadaan Jilbab Rp525 Juta Libatkan Istri Bupati dan Bendahara PKK
Warga Langkat Duduk Bershalawat di Tengah Jalan, Blokir Jalan Tuntut Aspal 3,5 Km
Dilatih TNI-Polri Selama 60 Hari, 57 Pelajar Siantar Siap Kibarkan Merah Putih
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tinggalkan Lokasi,  Diduga Upacara Dimulai Sebelum Bupati Hadir 
Kabag Kesra Faisal Terima Audiensi Ketua Perwiridan Muslimah Cendana Mandiri
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:45 WIB

DPRD Sumut Bongkar: PT Tun Sewindu Diduga Kuasai Hutan Lindung Tanpa Izin Kementerian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:19 WIB

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Kabag Kesra Pemkab Deliserdang Bantah Isu Pengadaan Jilbab Rp525 Juta Libatkan Istri Bupati dan Bendahara PKK

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Dilatih TNI-Polri Selama 60 Hari, 57 Pelajar Siantar Siap Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru

Daerah

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:19 WIB

Daerah

Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:17 WIB