ASAHAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Diduga salah target, Awaludin Nasution (40) warga dusun 1 Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Asahan, Hanyut terbawa arus sungai, Selasa (24/2).
Menurut keterangan keluarga Awalludin, berawal dari ditemukannya kacamata milik Awalludin Nasution di kediaman H yang mengaku kehilangan mesin Air. Kemudian H pun mengadu ke Polsek Pulu Raja sekitar pukul 13.00 WIB Minggu (22/2).
Kepada petugas kepolisian,H mengaku kalau mesin airnya hilang, dan menemukan kacamata yang diduga milik Awalludin Nasution di TKP.
Berdasarkan penemuan itu, H menduga kalau yang mencuri mesin air miliknya adalah Awalludin Nasution. Saat itu, petugas polisi menerima informasi bahwa Awalludin Nasution sedang berada di jembatan kembar dekat Rumah Makan Statusquo sedang menambal rongga jembatan yang berlubang.
Mendengar hal tersebut, H berserta AIPDA Roy Gemayel dan BRIPKA Mulkan Tanjung bergegas menuju jembatan statusquo.
Ketika sampai di TKP, Awalludin yang melihat oknum Polisi yang berteriak memanggil kemudian mengejar, Awalludin pun panik dan langsung berlari ke bawah jembatan lalu terjun ke sungai dari bebatuan bawah jembatan.
H dan warga bersama oknum polisi sempat mengejar menggunakan kapal nelayan ,namun Awalludin tidak menampakan diri lagi dan tenggelam.
Sampai pukul 14.20 wib tim Pulu Raja project turun ke lokasi. Namun sayangnya tidak ada tanda-tanda upaya pencarian korban.
Diduga oknum polisi yang melakukan pengejaran tidak memberi tahukan hal tersebut kepada internal polsek Pulu raja tentang tenggelamnya Awalludin yang mereka kejar.
” Kami kira, polisi melakukan hal tersebut hanya berdasarkan informasi sepihak si pemilik mesin air yang menuduh keluarga kami pencurinya, polisi juga saat itu bertindak tanpa surat laporan dan Spk. Setelah itu kami tahu kalau Awalludin hilang, tenggelam di sungai kami pun menelfon pihak SAR, ternyata mereka tidak mendapatkan laporan terkait orang hilang dan tenggelam. Lalu kami telpon Kapolsek agar kapolsek menelpon Tim SAR Asahan,untuk memohon bantuan, barulah upaya pencarian dilakukan dan ditemukan lah keluarga kami sudah mengambang,” kata Nasution, salah seorang keluarga korban yang turut serta dalam upaya pencarian Awalludin yang mengaku jika tidak diketahui pihak keluarga mungkin sudah tidak ada upaya pencarian.
Sementara itu IPTU Wanter Simanungkalit SH, Kanit Reskrim Polsek Pulu Raja belum menjawab pesan WhatsApp yang terkirim dati redaksi suarasumutonline.id hingga berita ini disiarkan.
Penulis : Yuli









