BINJAI, SSOL.ID –Mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda, Mahasiswa, dan Rakyat Binjai Bersatu menggelar unjuk rasa di Bundaran Tugu Perjuangan Kota Binjai, Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Rabu (17/6) siang.
Massa menyatakan penolakan terhadap sejumlah kebijakan prioritas pemerintah pusat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam berbagai poster yang dibawa, peserta aksi menuliskan sejumlah kritik, di antaranya bertuliskan “Tutup MBG” dan “Indonesia Bangkrut”.
Kegiatan unjuk rasa sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi akibat tingginya volume kendaraan yang melintas. Petugas kepolisian terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan.
Koordinator aksi, Zia Ulhaq, dalam orasinya meminta pembatalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel).
Selain itu, massa juga menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta mendesak pemerintah untuk menurunkan harga BBM.
“Kami meminta pemerintah segera menstabilkan kondisi ekonomi nasional, termasuk nilai tukar rupiah dan kondisi pasar modal yang mengalami pelemahan,” ujar Zia.
Dalam tuntutan lainnya, peserta aksi juga menyatakan penolakan terhadap revisi Undang-Undang Polri yang dinilai berpotensi membatasi ruang demokrasi. Massa turut menyampaikan tuntutan terkait evaluasi terhadap kepemimpinan nasional.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan kondusif hingga selesai. Para peserta secara bergantian menyampaikan aspirasi melalui orasi serta berdialog di lokasi aksi dengan pengawasan aparat keamanan.
Penulis : Yuli









