SIMALUNGUN, SSOL.ID – Banjir akibat luapan Sungai Pasar Bawah kembali merendam pemukiman dan 4 sekolah swasta di Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, pada Jumat malam (31/7/2026) hingga Sabtu dinihari (1/8/2026) pukul 00.00 WIB.
Pantauan tim suarasumutonline, Sabtu (6/8/2026), banjir dengan debit tinggi masuk ke rumah warga serta ke gedung SD Swasta Alwasliyah, MTs Swasta Alwasliyah, Madrasah Aliyah Swasta Alwasliyah, dan SD Swasta Muhammadiyah Pasar Bawah.
Kerugian Sekolah Ditaksir Ratusan Juta
Kepala SD Swasta Alwasliyah Taufik, S.Pd, Kepsek MTs Fitri, S.Pd.I, Kepsek MA Solimah, S.Pd.I, dan Kepsek SD Muhammadiyah Syarifuddin, S.Pd mengatakan banjir merusak ruang belajar, jebolnya dinding, patahnya pipa air wudhu, kursi-bangku hanyut, buku pelajaran basah dan hanyut, serta laptop dan printer bagian TU ikut hanyut.
“Kerugian di sekolah Alwasliyah SD, MTs, MA kami perkirakan Rp 750.000.000. Di SD Muhammadiyah sekitar Rp 150.000.000,” ujar para Kepsek.
Aktifitas belajar sempat lumpuh. Sabtu pagi, Kepsek SMK Alwasliyah Rusdi, ST, S.Pd bersama guru dan siswa, dibantu Mobil Damkar PT Bridgestone dan alat berat beko melakukan gotong royong membersihkan lumpur agar sekolah bisa kembali digunakan.
Tuntutan Warga: Segera Bangun Bronjong 300 Meter
Masyarakat, orang tua murid, dan guru-guru mengeluhkan setiap hujan deras, Sungai Pasar Bawah pasti meluap. Mereka mendesak pemerintah segera melakukan pengerukan sungai dan membangun bronjong/dinding penahan tanah sepanjang 300 meter di bantaran sungai tepat di belakang sekolah Alwasliyah.
“Tanpa bronjong, dinding belakang sekolah terancam roboh dan hanyut. Kami juga minta pagar beton untuk SD Alwasliyah dan SD Muhammadiyah,” kata warga.
Warga menyebut janji pembangunan dinding beton yang disampaikan Bupati Simalungun sebelumnya, Radiapoh Sinaga, belum terealisasi. Bantuan yang diterima saat itu hanya mie instan dan beras 5 kg.
Serukan ke Presiden Prabowo
Warga dan tenaga pendidik berharap besar kepada Presiden RI Prabowo Subianto, cq Kementerian Pendidikan Nasional, Gubernur Sumut Bobby Nasution, dan Bupati Simalungun Dr. H. Ahmad Anton Saragih untuk segera turun tangan.
“Ini menyangkut masa depan anak-anak kami. Sekolah swasta ini sudah melahirkan banyak alumni yang mengabdi di Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif. Mohon dibantu sarana prasarana, buku, mobiler, pembangunan bronjong dan pagar beton,” harap Syarifuddin, http://S.Pd.
Hingga berita ini diturunkan korban jiwa nihil. Namun warga masih was-was jika hujan besar kembali terjadi.
Penulis : Nurleli, SH
Editor : Bahrum Nasution









