KOMEDIK “Pernyataan Kadisdiksu Tidak Tutup Diri Pada Media Bohong”

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga tidak pernah menutup diri atau guru wartawan melakukan peliputan tak sesuai fakta dan terkesan membela diri.

Mengutip yang dikemukakan Alexander bahwa dalam beberapa kali pengecekan langsung, saya menemukan adanya tamu yang masuk ke ruang-ruang tertentu tanpa identitas yang jelas dan tidak melalui mekanisme resmi. Apalagi, ada kejadian yang tidak kita duga, khususnya di ruang-ruang strategis.

Menurut Sekretaris Komunitas Media Pendidikan (KOMEDIK) Sumatera Utara M Nasir kepada wartawan, Kamis (22/1) mengatakan, pernyataan itu adalah pembohongan publik.

“Kadisdiksu bohong. Larangan wartawan karena adanya kritik atas berita rehab toilet dan kantor rehab Dinas Pendidikan Provsu yang dimuat di Media Online salah satu media tertua di Sumatera Utara, yang buat dia gerah,” ucapnya.

Sebelum berita itu dimuat, semua surat kabar bebas masuk dan tanpa larangan. Semula aturan itu ditujukan kepada unsur internal baik guru, kepala sekolah dan ASN.

Namun setelah berita diviralkan, Alexander yang tak berkenan dikritik, malah “mendorong” dan mengambil sikap melarang wartawan masuk kantor Disdiksu.

Baca Juga :  Regulasi Ojol di Sumut Sudah Selesai, Tinggal Tanda tangan Gubsu

Jika wartawan dilayani di ruang PPID kenapa sejumlah penyedia menyelesaikan dokumen kontrak Penunjukan Langsung (PL) bisa masuk ke lantai 2 untuk menjumpai Kasubag Keuangan Faisal yang juga selaku PPK Disdiksu 2025.

“Kejadian itu terjadi pada akhir Desember 2025. Saya menemukan puluhan orang utusan dari penyedia masuk tanpa harus menunggu di ruang PPID,” jelasnya.

Begitu juga tamu kadis dan pejabat eselon III juga harus di ruang PPID. Sehingga tidak ada sumber daya dan keterbukaan serta praktik yang menyimpang.

Justru itu KOMEDIK Sumut menerapkan praktik “transaksional” yang dimiskinkan oleh Kadisdiksu. “Perlu disebutkan bahwa wartawan tak pernah minta uang ke Alexander. Ketemu wartawan aja Kadisdiksu gak mau,” tambahnya.

Alexander juga berbohong bahwa ia tetap membuka ruang masukan dan pengawasan dari media. Buktinya, KOMEDIK Sumut sudah 2 kali menyampaikan surat audensi kepada Kadisdiksu tapi tak direspon.

“Kami pikir komitmennya terhadap keterbukaan informasi masih diragukan. kepada pelayanan wartawan Disdiksu hanya basa-basi. Pasalnya, hingga kini Alexander tak pernah mengklarifikasi berita rehab toilet dan rehab kantor Disdiksu kepada rekan-rekan media,” terangnya.

Baca Juga :  BULOG Sumut Tegaskan Tak Bisa Keluarkan Beras Tanpa Perintah Pemerintah dalam Situasi Bencana

 

Nasir menjelaskan, sikap Alexander itu seolah-olah dirinya pejabat yang bersih dan suci dari kasus-kasus hukum yang sedang marak di penyidikan aparat penegak hukum. Seperti dugaan kasus korupsi Rusunawa sudah dalam tahap penyidikan (lidik) di Kejari Belawan.

Penyudikan Lapangan Merdeka Medan di Kejari Medan yang tinggal menunggu kedatangan tersangka. Kasus Kebun Bunga Medan dan Gedung UMKM USU yang ditangani oleh Kejati Sumut.

“Kita minta aparat penegak hukum menetapkan tersangka dalam kasus proyek besar yang diduga merugikan uang negara. Alexander Sinulingga terlibat dalam pusara mega korupsi itu. Jika terbukti, Alexander harus memproses hukum,” harapnya.

Selanjutnya dia, kasus-kasus besar itu menanti Alexander di jeruji penjara, jika saja Kejatisu dan jajarannya serius mengungkapkan temuan kerugian senilai miliaran rupiah selama Alexander menjabat eks Kadis Perkim Cataru di Pemko Medan.

Untuk itu, KOMEDIK Sumut mengharapkan Alexander berpura-pura jujur dan transparan serta tak usah berbohong demi menutupi kesalahannya di masa lalu. “Moral dan perbuatan harus sejalan dengan ucapan. Jangan jadi pejabat melamar dan alergi dikritik,” katanya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Rugikan PAD, Bangunan di Jalan Tangkul dan Budi Utomo Disorot, Jumlah Unit Diduga Tak Sesuai PBG
Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026
Disnaker Medan Targetkan 100 Tenaga Kerja Tersalur ke Jepang
Lailatul Badri Minta Camat dan Lurah Patuhi Perwal Dalam Pemilihan Kepling di Medan Timur
Warga Gang Palem Medan Polonia Banjir 2 Bulan, Diduga Gara-gara Tembok 2 Meter Dibangun Tanpa Izin
Sekretariat DPRD Medan Gelar Coaching Clinic Peningkatan Kualitas Layanan
Maksimalkan Perolehan Pajak, Pemko Medan Ingin Seluruh Restoran dan Kafe Terapkan QRESTO
Peringati HUT Bhayangkara ke-80 Tahun, Kapolrestabes Medan Nyanyikan Lagu Legendaris “Rumah Kita”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:14 WIB

Diduga Rugikan PAD, Bangunan di Jalan Tangkul dan Budi Utomo Disorot, Jumlah Unit Diduga Tak Sesuai PBG

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:08 WIB

Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 14:53 WIB

Disnaker Medan Targetkan 100 Tenaga Kerja Tersalur ke Jepang

Senin, 13 Juli 2026 - 11:17 WIB

Lailatul Badri Minta Camat dan Lurah Patuhi Perwal Dalam Pemilihan Kepling di Medan Timur

Senin, 13 Juli 2026 - 10:28 WIB

Warga Gang Palem Medan Polonia Banjir 2 Bulan, Diduga Gara-gara Tembok 2 Meter Dibangun Tanpa Izin

Berita Terbaru