Pemkab Deli Serdang Tertibkan Datuk Kabu dan Batang Kuis untuk Cegah Banjir

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELISERDANG, SUARASUMUTONLINE.ID –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang melakukan penataan menyeluruh di kawasan Datuk Kabu, Pasar III Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, serta sejumlah titik rawan banjir di Kecamatan Batang Kuis.

Penataan mencakup pembongkaran lapak pedagang yang berdiri di atas drainase serta pengerukan parit besar di sepanjang Jalan Datuk Kabu.

Pengerukan dilakukan untuk mengangkat sedimen yang selama ini menghambat aliran air dan kerap memicu genangan saat hujan deras.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan banjir sekaligus penataan kawasan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Baca Juga :  GM GRIB JAYA MADINA Sorot kasus penanganan Smart Village

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan penataan kawasan dilakukan untuk menciptakan ketertiban, mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta meminimalisasi potensi banjir yang selama ini sering terjadi.

“Penataan menyeluruh ini kita lakukan agar kawasan Datuk Kabu tidak menjadi sumber masalah ke depan. Namun, pemerintah juga akan mencarikan solusi bagi seluruh pedagang agar tetap bisa berusaha dan menghidupi keluarganya,” ujar Bupati saat meninjau lokasi, Sabtu (20/12).

Selain di Percut Sei Tuan, pengerukan parit juga dilakukan di Kecamatan Batang Kuis, tepatnya di sepanjang jalan utama Desa Sena, Desa Sugiharjo, dan Desa Tanjung Sari, yang selama ini kerap terdampak banjir.

Baca Juga :  PT Indah Pontjan Gagal Tunjukkan Alas Hak Lahan 150 Hektare Pada RDP Dengan DPRD Sumut

Bupati juga menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan dan desa untuk mengimbau masyarakat agar tidak lagi berjualan di atas drainase atau parit karena dapat menghambat aliran air dan memperparah risiko banjir.

“Kami mohon dukungan dan kerja sama agar semua pembenahan ini bisa berjalan lancar, semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Jika kawasan tertata dengan baik, bukan hanya lebih indah dipandang, tetapi persoalan seperti macet dan banjir juga dapat berkurang,” jelas Bupati.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:31 WIB

Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis

Berita Terbaru