Longsor di Atas Turbin PLTA ESS Berpotensi Sebabkan Banjir Bandang di Barus

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TAPANULI TENGAH, SUARASUMUTONLINE ID – Pembangkit Listrik Tenaga Air Energi Sakti Sentosa (PLTA ESS) Sipulak, yang terletak di Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), menetapkan status waspada potensi banjir bandang di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Manager PLTA ESS, Johan Siahaan, menyampaikan bahwa telah terjadi longsor di atas turbin PLTA ESS yang mengakibatkan aliran Sungai Aek Sirahar tertutup, sehingga air terbendung dan ketinggiannya semakin meningkat.

Menurutnya, kejadian ini berpotensi menyebabkan luapan air atau jebolnya tanggul tanah yang dapat mengakibatkan banjir bandang ke arah Barus, tepatnya di Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapteng.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Panen Raya Padi Lahan Ketahanan Pangan Kodam I/BB Bersama Panglima TNI di Deli Serdang

“Saat ini kedalaman air sudah mencapai 70 meter. Diperkirakan tanah akan jebol apabila hujan turun terus-menerus,” ujar Johan, Kamis (4/12).

Ia mengatakan, atas kejadian tersebut pihaknya telah melaporkan peristiwa itu kepada Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan, dan Kapolres AKBP Arthur Sameaputty, serta melaksanakan pengecekan lokasi.

Johan menambahkan, pihak PLTA juga telah melakukan komunikasi dengan masyarakat Barus melalui anggota Koramil, Sertu P. Simbolon, untuk menginformasikan kepada masyarakat yang berada di daerah aliran sungai agar waspada dan mengungsi sementara, terutama warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Aek Sirahar hingga jembatan Husor.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Serahkan Produk Hukum Akta Nikah dan Dokumen Kependudukan Kepada 37 Peserta Sidang Isbat Nikah Terpadu

“Kejadian ini sudah kami sampaikan kepada pimpinan PLTA, dan selanjutnya pimpinan PLTA telah menemui seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimd)a Humbahas untuk mencari solusi mengatasi permasalahan,” katanya.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa Bupati Oloan telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat mewaspadai potensi luapan air dari PLTA menuju Sungai Aek Sirahar.

“Atas kejadian ini kita semua jangan saling menyalahkan, tetapi mari bersama-sama mencari solusi untuk mengatasinya,” ujar Oloan.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum
Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen
Penerima PKH di Langkat Diminta Teken Blangko Pengunduran Diri Bermaterai
PETI Tak Kunjung Tuntas, Ketua GM GRIB Jaya Desak Satgas Madina Dibubarkan
Dilema Proyek, Jalan Yang Rusak Diperbaiki Namun Jalan Lama Yang Baik Jadi Malah Rusak Akibat Truk Material di Tanjung Garbus II
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 00:03 WIB

Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan

Minggu, 20 September 2026 - 12:19 WIB

Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

Ketua Gapensi Langkat Kecewa Sikap Plh Kadis Pendidikan, Singgung Isu Fee Proyek 17 Persen

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB