Syaiful Syafri , Apresiasi Menteri Desa PDT Yandri Susanto Untuk Memajukan Desa Mandiri

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID – Pengamat Sosial yang juga tokoh peduli pembangunan pedesaan Sumut Drs Syaiful Syafri MM memberi Apresiasi kepada Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal ( PDT ) Yandri Susanto atas perhatiannya memajukan program pembangunan di pedesaan dari Desa tertinggal hingga menuju Desa mandiri di Indonesia.

“Kebijakannya selaku Menteri Desa PDT pada Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto Kemendes PDT Yandri Susanto akan menambah Desa Mandiri dari 17.207 Desa pada tahun 2025 menjadi 32.207 Desa Mandiri di Indonesia akhir kepemimpinan Kabinet Merah Putih di tahun 2029 dengan menggandeng Warld Bank sebagai mitra kerja, ” Kata Syaiful Syafri, Rabu (8/10).

Menurut Syaiful Syafri yang juga pernah menjabat Bupati Batu Bara tahun 2008, Yandri Susanto selaku Menteri Desa PDT sudah mendidik 125 Fasilitator Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu ( Tekad ) yang berasal dari 9 Propinsi utusan Papua dan Maluku/ NTT dengan tugas pemberdayaan masyarakat untuk pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah itu.

Baca Juga :  Diduga Jual Beli Titik MBG, Kejatisu Periksa Kepala BGN Sumut

Perhatian Yandri Susanto selaku Menteri Desa dalam membangun Desa maju menuju Desa Mandiri patut didukung para Gubernur dan Bupati se Indonesia dengan meninjau pola kerja pembangunan Desa sehingga bisa bertemu dengan para pendamping desa dan Fasilitator Tekad, karena pertumbuhan ekonomi desa yg baik tidak terlepas dari keberhasilan Kepala daerah di masyarakat nya.

Diketahui berdasarkan data tahun 2025 bahwa dari 75.174 Desa yang tersebar di Indonesia, saat ini ada 17.207 Desa Mandiri, 23.035 Desa Maju dan 24.532 Desa berkembang dan sisanya ada 10.400 Desa tertinggal karena desa terisolir akibat kondisi infrastruktur, pelayanan pendidikan, kesehatan dan sarana air bersih yang belum memadai dan tersebar di 38 Propinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Kejatisu Tahan GM PT Yodya Karya (Persero) Dalam Kasus Dugaan Korupsi Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Tele

“Jika kerjasama Kementrian Desa PDT dengan Pemerintah daerah dan sama bekerja hingga Pemerintah Desa serta Masyarakat mendapat bimbingan secara intensif dari pendamping Desa dan Fasilitator Tekad serta bisa mengembangkan Bumdes dan Koperasi Merah Putih niscaya kemiskinan ekstrim 2026 di Indonesia akan pupus dan target penurunan kemiskinan 3, 3 persen akan tercapai tahun 2029. Tutup Syaiful, ” tutup Syaiful.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPEMI Pematangsiantar Gelar Maulid Nabi 1448 H
Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah
Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat
KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD
LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar
Sukses Dan Meriah Harmoni Milad 27 Th Pendawa Miliki Nilai Persaudaraan Yang Kokoh
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:28 WIB

IPEMI Pematangsiantar Gelar Maulid Nabi 1448 H

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat

Berita Terbaru

Daerah

IPEMI Pematangsiantar Gelar Maulid Nabi 1448 H

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:28 WIB

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB