Limbah MBG Disulap Jadi Batu Bata, Siswa MAN 1 Medan Raih Emas di Jepang

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Siswa MAN 1 Medan mengharumkan nama Sumut di kancah internasional. Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) sekolah itu berhasil meraih Gold Medal di ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 di Osaka, Jepang.

Prestasi itu diraih berkat inovasi mengubah limbah Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi material bangunan berupa batu bata dan genteng.

“Inspirasi kami karena tiap hari terima MBG. Kami lihat banyak kulit buah terbuang. Akhirnya kami coba ubah jadi bahan bangunan,” kata Fauzul (16), salah satu anggota tim, Senin (13/7/2026).

Proses 14 Hari, Sempat Gagal

Baca Juga :  FKIP Univa Medan Gelar Seminar Nasional Manfaat AI untuk Pendidikan

Fauzul menjelaskan, proses pembuatan memakan waktu sekitar 14 hari. Mulai dari pengeringan, penggilingan, pencetakan, hingga pembakaran selama 3-4 hari.

Awalnya tim sempat gagal karena salah komposisi. “Awalnya 2 kulit buah, 1 tanah liat. Gagal pas dibakar. Lalu kami ubah jadi 2 tanah liat, 1 kulit buah. Baru berhasil,” ujarnya.

Untuk mengumpulkan limbah, tim meminta bantuan guru untuk mengumpulkan sisa MBG di tiap kelas.

Bersaing dengan 98 Tim dari Indonesia

Ajang JDIE 2026 digelar WIIPA di Kansai Airport Conference Hall, 1-7 Juli 2026. Tim dari Indonesia ada sekitar 98 sekolah. Negara lain yang ikut antara lain Thailand, China, Arab Saudi, Inggris.

Baca Juga :  Kepala UPT SMP Negeri 6 Medan, Mildansyah, S.Pd., M.Pd, " Guru Ujung Tombak Menuju Generasi Emas"

Pelatih tim, Doni Anggara menyebut juri menilai inovasi ramah lingkungan dan kemampuan presentasi dalam bahasa Inggris.

“Selain inovasi, kemampuan presentasi juga dinilai. Kami koordinasi dengan guru bahasa Inggris,” kata Doni.

Doni berharap inovasi ini mendapat dukungan pemerintah. Saat ini alat cetak dan pembakaran masih manual.

“Kalau didukung pemerintah, bisa dibuat pabrik. Ini bisa jadi tempat pengolahan limbah,” harapnya.

Kepala MAN 1 Medan, Reza Faisal mengaku bangga. “Ini bukti siswa madrasah mampu berinovasi dan bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

 

Penulis : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Airin Rico Waas Gandeng FK USU Dorong Edukasi Kanker Payudara Dikemas Kreatif
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah
Kapolresta dan Wakapolresta Deli Serdang Sambangi Dua Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas
Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom Suwondo Terpilih Pimpin IKA FIB USU 2026–2030
Kepala SMA PAB 1 Medan Estate: Disiplin dan Agama Kunci Sukses Pelajar Jadi Pemimpin
Program Jaksa Sahabat Pendidik Dorong Tata Kelola Sekolah Yang Transparan
JPU Tuntut Tiga Terdakwa Korupsi Dana BOS MAS Farhan Syarif Hidayah Bervariasi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:03 WIB

Airin Rico Waas Gandeng FK USU Dorong Edukasi Kanker Payudara Dikemas Kreatif

Kamis, 5 November 2026 - 00:07 WIB

Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri

Senin, 2 November 2026 - 23:03 WIB

HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah

Senin, 2 November 2026 - 22:50 WIB

Kapolresta dan Wakapolresta Deli Serdang Sambangi Dua Sekolah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

Minggu, 1 November 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Lomlom Suwondo Terpilih Pimpin IKA FIB USU 2026–2030

Berita Terbaru