BEM Se- Sumut, Reformasi Jilid 2 Harus Lahirkan Solusi, Bukan Hanya Slogan

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Wacana Reformasi Jilid II mengemuka di kalangan mahasiswa Sumatera Utara. Aliansi BEM se-Sumut menegaskan, gerakan kali ini harus menghasilkan arah perubahan yang konkret, bukan sekadar yel-yel di jalanan.

Pesan itu menguat dalam Diskusi Publik Nasional yang digelar DEMA UIN Sumatera Utara bersama BEM se-Sumut, Rabu 1/7/2026. Forum ini menjadi ruang merumuskan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan.

“Dari Kritik ke Rekomendasi Kebijakan”
Presiden Mahasiswa DEMA UIN Sumatera Utara, Fathi Farich Hasibuan, menekankan peran kampus sebagai dapur gagasan.

“Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal demokrasi melalui gagasan yang konstruktif dan tetap berpijak pada konstitusi. Kampus harus menjadi ruang lahirnya rekomendasi kebijakan, bukan sekadar kritik,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Bentuk Satgas Judol, Awasi ASN hingga Pegawai BUMD

“Stop Aksi Simbolik”
Senada, Muhammad Thoriq selaku Menteri Koordinator Pergerakan BEM Universitas Sumatera Utara, meminta gerakan mahasiswa naik kelas.

“Reformasi Jilid II harus melahirkan solusi. Kritik memang penting, tetapi perubahan hanya akan terjadi jika mahasiswa mampu menawarkan jalan keluar bagi persoalan bangsa,” ujarnya.

Catatan Akademisi: PR Reformasi 1998 Belum Tuntas
Dr. Warjio, M.A., Ph.D, dalam pemaparannya menyebut Reformasi 1998 sudah membangun demokrasi secara prosedural. Namun, tiga PR besar masih mengganjal: penegakan hukum, pemberantasan korupsi, dan kualitas demokrasi.

Baca Juga :  Calon Pengurus PD-FJPK Sumut Siap Membangun Soliditas Organisasi

Sementara praktisi hukum S. Hamonangan Daulay, S.H., M.H., CTLC., CCD., CIRP, menyorot pembaruan hukum. “Pembaruan hukum harus diarahkan pada penguatan independensi lembaga negara agar keadilan benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Kesepakatan Forum
Diskusi publik menyepakati satu garis: Reformasi Jilid II harus dimaknai sebagai upaya memperkuat demokrasi, supremasi hukum, serta tata kelola pemerintahan yang bersih. Bukan hanya slogan yang ramai diperbincangkan.

Penulis : Dedi

Editor : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Kasus Dugaan Korupsi Jalan Sumut
Diduga Ada Penimbunan BBM, 3 Unit Rumah dan 3 Sepeda Motor Terbakar di Galang
BLK Simalungun Direvitalisasi, Pemprov Sumut Targetkan Latih 1.000 Tenaga Kerja pada 2027
Pj Sekda Kota Medan Tegaskan Retribusi Bukan Sekadar Capaian Target, Tapi Soal Kualitas Layanan
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Pembunuhan Donny Pacek, Ini Perannya
Pemkab Deli Serdang, BBWS, dan LPM Bahas Pemanfaatan Lahan Lau Simeme
Melalui Subuh Keliling, Kapolresta Deli Serdang Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Korupsi PSR Rp1,27 Miliar, Mantan Kadis Pertanian Palas Divonis 3 Tahun, Ketua Koperasi 3,5 Tahun
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:18 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Kasus Dugaan Korupsi Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Diduga Ada Penimbunan BBM, 3 Unit Rumah dan 3 Sepeda Motor Terbakar di Galang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:50 WIB

BLK Simalungun Direvitalisasi, Pemprov Sumut Targetkan Latih 1.000 Tenaga Kerja pada 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Pembunuhan Donny Pacek, Ini Perannya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Pemkab Deli Serdang, BBWS, dan LPM Bahas Pemanfaatan Lahan Lau Simeme

Berita Terbaru