Komisi III DPRD Medan Desak PLN Beri Kompensasi ke Warga Terdampak Blackout

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID– Komisi III DPRD Medan mendesak PT PLN (Persero) UP3 Medan memberikan kompensasi kepada warga terdampak pemadaman listrik total atau blackout akhir Mei 2026 di sebagian wilayah Sumatra. Desakan disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan PLN UP3 Medan, Kamis (25/6/2026).

Sekretaris Komisi III DPRD Medan David Roni Ganda Sinaga menyebut belum ada kejelasan skema kompensasi bagi pelanggan yang terdampak.

“Yang kami pertanyakan adalah bentuk tanggung jawab PLN kepada masyarakat. Sampai sekarang belum ada kepastian soal kompensasi,” ujar David.

UMKM Rugi, Peralatan Warga Rusak
David mengatakan pemadaman berdampak nyata ke masyarakat. Banyak usaha terhenti, UMKM kehilangan pendapatan, dan peralatan elektronik warga rusak.

Baca Juga :  Warga Desa Sambirejo Timur Galang Donasi Peduli Bencana Banjir Bandang Tapsel-Tapteng

“Warga harus bertahan dalam kondisi panas berjam-jam. Ada juga laporan warga yang terdampak cukup serius. Karena itu kami meminta PLN bertanggung jawab,” katanya.

PLN: Mekanisme Kompensasi Aturannya Ada, Keputusan Tunggu ESDM
Menanggapi desakan itu, Manager PLN UP3 Medan Harry Pulungan mengatakan mekanisme kompensasi pelanggan sudah diatur regulasi Kementerian ESDM.

“Ada kategori kompensasi wajib dan tidak wajib. Saat ini kami masih menunggu keputusan dari Kementerian ESDM,” ujar Harry.

Sistem Sumut Surplus, Tapi Rentan Gangguan
Harry menjelaskan daya mampu pasok kelistrikan Sumut saat ini 2.323 MW, sementara beban puncak 2.210 MW. Kondisi surplus.

Baca Juga :  Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang,Kapolda Sumut Cek Pos Pengamanan Nataru di Bandara Kualanamu

Namun sistem tetap rentan karena bergantung pada jaringan interkoneksi Sumatra. Gangguan transmisi di wilayah Jambi membuat pasokan ke Sumut terganggu. Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang juga merusak infrastruktur.

“Gangguan pada jaringan transmisi di wilayah Jambi menyebabkan terganggunya pasokan ke sistem Sumatera Bagian Utara. Cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang berdampak pada kerusakan jaringan,” pungkas Harry.

Hingga RDP digelar, belum ada keputusan akhir dari pemerintah pusat terkait kompensasi blackout.

 

Penulis : Dt. Aripin

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

M Akbar Dev ST Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pordasi Berkuda Memanah Kabupaten Serdang Bedagai
Meski Dana Minim, Warga Desa Muka Paya Hinai Rayakan HUT RI Dengan Meriah
Pelajar Deli Serdang Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Di Ajang Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 Malaysia
Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla
Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Surat
Dialog Kemerdekaan 81 Tahun, Sutrisno Pangaribuan Sebut Rakyat Terjajah Namun Di Paksa Bahagia
Bukan Mobil Jabatan Semua, Sekwan Beberkan Status Mobil Dinas Wong Con Sen
Publik Menanti, 3 Tewas Ledakan Grand Polonia, Tersangka Minggu Depan Diumumkan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:40 WIB

M Akbar Dev ST Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pordasi Berkuda Memanah Kabupaten Serdang Bedagai

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Meski Dana Minim, Warga Desa Muka Paya Hinai Rayakan HUT RI Dengan Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Pelajar Deli Serdang Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Di Ajang Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 Malaysia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Jaga Langit Palas Tetap Biru” Kodim 0212/Tapsel, Polres Palas dan BPBD Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Kasus Dugaan Pemalsuan Surat

Berita Terbaru