Temui Massa, Bobby Nasution Sebut MBG Jadi Kriteria Ortu Pilih Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Ratusan warga yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (19/6).

Kedatangan massa bertujuan menuntut agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilanjutkan dengan sejumlah evaluasi.

Aksi damai ini langsung direspons oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Di hadapan ratusan pendemo, Bobby menegaskan dukungannya dan berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan, berdasarkan catatan dan kunjungannya ke berbagai daerah di Sumut, program MBG mendapatkan sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat bawah.

Baca Juga :  Kasus CBD Helvetia; Bangun Dulu, Izin Belakangan"Masih Hidup Di Deli Serdang"

“Saya kalau ke daerah sering menanyakan bagaimana respons anak-anak kita, orang tua, yang mendapatkan manfaat secara langsung. Responsnya sangat positif,” ujar Bobby di hadapan massa aksi.

Begitu tingginya antusiasme warga, Bobby membeberkan fakta menarik di lapangan. Saat ini, program MBG bahkan telah bergeser menjadi salah satu indikator dan kriteria utama bagi orang tua dalam memilih sekolah untuk anak-anak mereka.

“Kita hari ini sedang melakukan ujian masuk sekolah. Salah satu kriteria orang tua memilih sekolah untuk anak-anaknya saat ini adalah sekolah yang sudah ada program MBG-nya. Ini membuktikan program ini memang sangat dibutuhkan,” jelas Menantu Presiden ke-7 RI tersebut.

Baca Juga :  8 Wilayah di Medan Kota Padam Listrik 4 Jam Hari Ini, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan

Menanggapi tuntutan massa aksi terkait perbaikan sistem, Bobby menyatakan sepakat. Ia menilai evaluasi dan penyempurnaan regulasi memang perlu dilakukan demi kebaikan bersama, namun bukan berarti harus mengorbankan atau menghentikan program yang sudah berjalan dengan baik.

“Kita sepakat semua, mungkin kalau ada perlu perbaikan iya, perlu ada penyempurnaan iya. Tapi jangan sampai mengorbankan kebutuhan dan keperluan anak-anak yang manfaatnya sudah dirasakan nyata selama ini,” tegasnya disambut riuh massa.

 

Penulis : Indah

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumut Bongkar: PT Tun Sewindu Diduga Kuasai Hutan Lindung Tanpa Izin Kementerian
21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot
Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak
Kabag Kesra Pemkab Deliserdang Bantah Isu Pengadaan Jilbab Rp525 Juta Libatkan Istri Bupati dan Bendahara PKK
Warga Langkat Duduk Bershalawat di Tengah Jalan, Blokir Jalan Tuntut Aspal 3,5 Km
Dilatih TNI-Polri Selama 60 Hari, 57 Pelajar Siantar Siap Kibarkan Merah Putih
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tinggalkan Lokasi,  Diduga Upacara Dimulai Sebelum Bupati Hadir 
Kabag Kesra Faisal Terima Audiensi Ketua Perwiridan Muslimah Cendana Mandiri
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:45 WIB

DPRD Sumut Bongkar: PT Tun Sewindu Diduga Kuasai Hutan Lindung Tanpa Izin Kementerian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:19 WIB

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Kabag Kesra Pemkab Deliserdang Bantah Isu Pengadaan Jilbab Rp525 Juta Libatkan Istri Bupati dan Bendahara PKK

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Dilatih TNI-Polri Selama 60 Hari, 57 Pelajar Siantar Siap Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru

Daerah

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:19 WIB

Daerah

Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:17 WIB