GAPEMBI Tolak Penghentian Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Minta Pemerintah Kaji Ulang

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID- Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia GAPEMBI menolak kebijakan penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis MBG selama libur sekolah. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 dari Badan Gizi Nasional BGN.

Ketua Umum DPP GAPEMBI Alven Stony menilai edaran tersebut bertentangan dengan petunjuk teknis Keputusan Kepala BGN sebelumnya dan tidak sejalan dengan Perjanjian Kerja Sama PKS antara mitra penyelenggara dengan BGN.

“Penghentian sementara berpotensi berdampak ke mitra pelaksana, relawan, pelaku UMKM, dan semua pihak yang terlibat operasional MBG,” tegas Alven, Kamis 18/6/2026. GAPEMBI meminta pemerintah mengkaji ulang moratorium dan mempertimbangkan dampak ekonomi serta sosialnya.

Baca Juga :  Kajatisu Buka Secara Resmi Kajatisu CUP II 2026 *Dr.Harli Siregar : "Sportivitas Dalam Olahraga Dilandasai Sikap Jujur Para Atlit Dan Official"

Di sisi lain, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menjelaskan penghentian dilakukan karena sekolah libur. Masa ini akan dipakai BGN mengevaluasi menyeluruh pelaksanaan program, khususnya operasional dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG.

Selain menolak moratorium, GAPEMBI menyampaikan 8 poin aspirasi ke pemerintah. Isinya: dukung keberlanjutan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, siap jadi pelaksana dapur MBG profesional, dukung efisiensi anggaran, kaji ulang moratorium, beri jaminan keberlanjutan bagi mitra yang sudah investasi, serta perkuat kelembagaan & SDM pelaksana.

Baca Juga :  Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat Peserta Teristimewa PKN Tingkat II 2026

Polemik ini juga disorot mahasiswa. Ketua BEM Universitas Bung Karno Muhammad Abdi Maludi kecewa dengan hasil dialog bersama pemerintah dan mengancam gelar aksi lanjutan jika tuntutan tak ditindaklanjuti.

Perbedaan kepentingan terlihat jelas: pemerintah fokus evaluasi program, sementara mitra pelaksana khawatir usaha, tenaga kerja, dan investasi mereka terganggu.(Int)

 

Penulis : Red

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar
Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital
Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama
Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda
Kapolresta Deli Serdang Bersama PJU Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Amin
Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan
Wagub Sumut Tekankan Peran Strategis Organisasi Keagamaan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Sinergi Membangun dan Menjaga Kamtibmas di Kota Medan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 12:19 WIB

6000 Lebih Nomor Yang Disadap , Jokowi CS Tidak Ada Dalam Daftar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:26 WIB

Camat Pagar Merbau Ajak Masyarakat Segera Miliki Akun Identitas Kependudukan Digital

Sabtu, 7 November 2026 - 11:23 WIB

Kisah Iwi Taruna, Setahun Turun Langsung Bantu Warga Kecil hingga Antar Berobat ke RS Natama

Sabtu, 7 November 2026 - 11:20 WIB

Pajarur Rohman Resmi Daftar Ketua KNPI Madina, Usung Persatuan Pemuda

Sabtu, 7 November 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Deli Serdang Bersama Polda Sumut Sinergi Green Policing Untuk Rawat Lingkungan

Berita Terbaru