Dari Hegemoni ke Multipolar: Purwadi Mangunsastro Sorot Kedaulatan Ekonomi RI Sambut “Indonesia Emas”

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Ketua Yayasan Al Farizi Nusantara, S. Purwadi Mangunsastro, menilai tatanan dunia sedang bergeser dari unipolar ke multipolar. Pemicunya: tergerusnya kepercayaan global ke Dolar AS dan menguatnya konsolidasi ekonomi blok BRICS.

3 Poin Inti Refleksi Geopolitik Purwadi:

1. Ancaman Struktural Domestik
Purwadi menyebut Pemerintahan Prabowo mewarisi beban lama: kapitalisme Orde Baru, ekstraksi SDA masif, dan ketergantungan digital. Dampaknya masih kerasa: ketimpangan melebar, kelas menengah tertekan, Rupiah rentan guncangan eksternal.

Baca Juga :  Perusahaan Besar Belum Tentu Bernilai Tinggi

2. Perangkap “Unequal Exchange”

Data BPS 2026 nunjukin batu bara, CPO, bijih logam masih dominasi >30% ekspor nonmigas RI. Pola ini, kata dia, bentuk neokolonialisme: RI ekspor bahan mentah murah, impor barang jadi mahal.
Solusinya: terobosan Danantara, badan ekspor satu pintu era Prabowo untuk kuatkan kedaulatan tawar RI.

3. Resep “Dekolonisasi Struktural”
Doktrin pasar bebas dinilai timpang karena negara maju masih proteksionis + subsidi, sementara RI dipaksa buka pasar. Ditambah “digital divide” yang bikin devisa bocor ke platform asing.
Jawabannya balik ke Trisakti Soekarno: Berdikari Politik, Ekonomi, Kebudayaan. Kuncinya: hilirisasi konsisten, SDM berkarakter, kuasai teknologi, dan kembangkan Rupiah Digital/CBDC + aliansi semikonduktor biar lepas dari hegemoni.

Baca Juga :  Peran Negara Saat Darah Rakyat Dihisab Pinjol

Penutup: Purwadi menekankan geopolitik multipolar jangan cuma jadi “tontonan”. Harus jadi alat dorong kedaulatan ekonomi sampai akar rumput lewat ekonomi kerakyatan + asas kekeluargaan sesuai UUD 1945.

 

 

Penulis : S. Purwadi Mangunsastro,

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Butuh Konsolidasi Politik Menuju Kembalinya UUD 1945 Asli
Restorasi Karakter: Jalan Tengah Menyelamatkan Peradaban Indonesia
PERIODE TRANSISI: Rekonstruksi Menuju Kedaulatan Bangsa yang Holistik
Polemik Retribusi Parkir di Daerah
H Andre Renardi Nasution Raih Gelar Doctor Dengan Predikat Magna Cumlaude.
Anatomi Kepemimpinan “Auto-Pilot”: Setahun Letnan-Levi dan Pertaruhan Marwah Padangsidimpuan
Uang Pribadi dalam Jabatan Publik : Sah atau Menyimpang
Ashari Tambunan Kembali Dipilih Sebagai Ketua PKB Sumut Priode 2026-2031
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WIB

Butuh Konsolidasi Politik Menuju Kembalinya UUD 1945 Asli

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:41 WIB

Restorasi Karakter: Jalan Tengah Menyelamatkan Peradaban Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:58 WIB

Dari Hegemoni ke Multipolar: Purwadi Mangunsastro Sorot Kedaulatan Ekonomi RI Sambut “Indonesia Emas”

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:23 WIB

PERIODE TRANSISI: Rekonstruksi Menuju Kedaulatan Bangsa yang Holistik

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:54 WIB

Polemik Retribusi Parkir di Daerah

Berita Terbaru

Berita

Warga Karo Hoki! 14 Orang Borong Laptop & Mesin Cuci

Sabtu, 20 Jun 2026 - 13:40 WIB

Daerah

“Siantar Darurat Kriminal, Timbul Lingga: Jangan Diam!

Sabtu, 20 Jun 2026 - 13:26 WIB