MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM), terus menggencarkan penertiban izin tambang ilegal.
Kali ini, operasional tambang pasir ilegal di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, dihentikan, Kamis (7/5). Sebab tambang pasir itu tidak memiliki izin alias ilegal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindag Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, kepada wartawan di Medan, Jumat (8/5).
Dedi Jaminsyah Putra Harahap menjelaskan, awalnya Tim Cabang Dinas Wilayah III Disperindag ESDM Sumut bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara melakukan pengecekan lapangan terhadap dugaan aktivitas pertambangan pasir tanpa izin (PETI) di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Kamis (7/5).
Di lokasi, tim gabungan menemukan sejumlah alat berat excavator dan truk pengangkut pasir yang diduga beroperasi di lokasi tanpa legalitas pertambangan.
Dari hasil peninjauan lapangan, ditemukan indikasi aktivitas penambangan masih berlangsung, ditandai dengan kondisi mesin excavator yang masih panas serta aktivitas pemuatan pasir oleh truk pengangkut.
Dijelaskan Dedi, tim gabungan langsung memberikan himbauan penghentian aktivitas kepada pihak yang diduga sebagai penanggung jawab lokasi penambangan.
Tak hanya itu, tim menghentikan seluruh kegiatan pertambangan sampai seluruh perizinan dipenuhi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Selain berdampak terhadap lingkungan dan infrastruktur, ujar Dedi lebih lanjut, aktivitas penambangan tanpa izin juga berpotensi mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batu Bara maupun Provinsi Sumut melalui sektor pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
“Kami Pemprov Sumut bersama Pemkab Batu Bara berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan pengawasan secara berkelanjutan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin demi menjaga kelestarian lingkungan serta optimalisasi penerimaan daerah,” pungkas Dedi.
Penulis : Yuli









