Soroti Pungli dan UKOM Guru, Komandan Madina Desak Bupati Madina Copot Kabid PTK Disdik

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SUARASUMUTONLINR.ID – Ketua Komandan Madina (Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal), Robi Nasution, mendesak Bupati Mandailing Natal untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Kabid PTK) Dinas Pendidikan Madina yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal.

Desakan ini berangkat dari temuan lapangan terkait dugaan praktik pungutan liar dalam setiap pencairan dana sertifikasi guru tahun anggaran 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah tenaga pendidik, terdapat pungutan dengan nominal bervariasi berkisar antara Rp100.000 hingga Rp200.000 diduga terjadi dengan pola yang mengarah pada praktik sistemik.

Menurut Robi, persoalan ini tidak berdiri sendiri, melainkan mencerminkan lemahnya tata kelola di bidang PTK yang berdampak langsung terhadap pemenuhan hak-hak guru. “Kami melihat adanya benang merah antara dugaan pungli sertifikasi dengan buruknya pengelolaan administrasi dan pembinaan tenaga pendidik. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan "Siapa Bekingnya"

Selain itu, Komandan Madina juga menyoroti persoalan kenaikan pangkat dan golongan guru yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Berdasarkan temuan dan pengakuan sejumlah guru, proses pengusulan dan realisasi kenaikan pangkat terkesan stagnan serta tidak menunjukkan perkembangan yang jelas dalam beberapa waktu terakhir, meskipun sebagian guru dinilai telah memenuhi persyaratan.

Permasalahan serupa juga terjadi pada pelaksanaan Uji Kompetensi (Ukom) guru tahun 2026. Di tingkat daerah, proses ini dinilai tidak berjalan efektif, minim kepastian, serta tidak dikelola secara maksimal oleh pihak yang berwenang. Kondisi tersebut menimbulkan kebingungan dan keresahan di kalangan guru yang seharusnya mendapatkan kepastian dalam pengembangan kariernya.

Robi menegaskan bahwa berbagai persoalan tersebut mencerminkan ketidakmampuan Kabid PTK dalam mengelola bidangnya secara profesional dan bertanggung jawab. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka akan berdampak pada menurunnya motivasi, kesejahteraan, serta kualitas tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal.

Baca Juga :  Menpar Buka Konferensi Internasional Pertama Destinasi Geowisata Kaldera Toba Unesco Global Geopark 2025

“Kami mendesak Bupati Madina untuk tidak tinggal diam. Segera lakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kabid PTK. Jika terbukti tidak mampu menjalankan tupoksinya dengan baik, maka harus segera dicopot. Dunia pendidikan tidak boleh dikorbankan oleh ketidakmampuan birokrasi,” tegas Robi.

Robi menyatakan timnya akan terus mengawal persoalan ini serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di sektor pendidikan. Mereka juga membuka ruang bagi para guru untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan sebagai bagian dari upaya perbaikan sistem pendidikan di Mandailing Natal.

“Ini bukan sekadar kritik, tetapi bentuk tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari masyarakat untuk memastikan pendidikan di Madina berjalan dengan adil, transparan, dan profesional,” tutupnya.

 

 

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Beras SPHP Bulog Kosong di Simalungun, Warga Minta Penyaluran Dipercepat
Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato
Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG
Cabjari Labuhan Deli Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara
Dinsos Pematangsiantar Beri Trauma Healing ke 311 Pedagang Pasar Parluasan
SMAN 2 Pematangsiantar Siapkan 10 Rombel PPDB 2026
“Siantar Darurat Kriminal, Timbul Lingga: Jangan Diam!
Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek di Polresta Deli Serdang Dimutasi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:00 WIB

Bupati Batu Bara Klaim Bisa Bikin 300 Media, FORMATSU: Demokrasi Butuh Kritik, Bukan Sekadar Pidato

Senin, 22 Juni 2026 - 19:54 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Terima Aspirasi Masyarakat Peduli MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 19:43 WIB

Cabjari Labuhan Deli Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara

Senin, 22 Juni 2026 - 10:52 WIB

Dinsos Pematangsiantar Beri Trauma Healing ke 311 Pedagang Pasar Parluasan

Senin, 22 Juni 2026 - 10:24 WIB

SMAN 2 Pematangsiantar Siapkan 10 Rombel PPDB 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kakanwil Kemenag Sumut: 3 Prinsip JFT, “Jangan Pungut Biaya:

Selasa, 23 Jun 2026 - 09:32 WIB

Nasional

Roy Suryo & DR. Tifa Tak Ditahan, Janji Tidak Kabur

Senin, 22 Jun 2026 - 22:57 WIB