Generasi Muda GRIB Jaya Madina Kritik Keras Pemkab, Hari Buruh 2026 Nyaris Tanpa Makna

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL, SUARASUMUTONLINE.ID– Generasi Muda GRIB Jaya Kabupaten Mandailing Natal melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang dinilai gagal menunjukkan kepedulian terhadap kaum buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026.

Di saat banyak daerah menjadikan Hari Buruh sebagai momentum evaluasi kebijakan ketenagakerjaan, penghormatan kepada pekerja, serta ruang dialog dengan masyarakat, di Mandailing Natal justru terkesan sunyi, minim kegiatan, dan tanpa arah. Pemerintah daerah dinilai seolah menempatkan Hari Buruh sebagai agenda yang tidak penting.

Ketua Generasi Muda GRIB Jaya Madina menegaskan, buruh bukan kelompok pinggiran yang bisa diabaikan. Buruh adalah penggerak ekonomi, penopang pembangunan, dan bagian dari rakyat yang wajib mendapat perhatian serius.

Baca Juga :  Angkot Bawa Santri Terjun ke Jurang 50 Meter di Madina, 4 Luka Ringan

“Kalau Hari Buruh saja dianggap biasa dan dibiarkan berlalu tanpa makna, lalu di mana letak keberpihakan pemerintah terhadap pekerja? Ini bukan soal seremoni, ini soal kepedulian dan sikap,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi ini semakin ironis di tengah masih tingginya kebutuhan lapangan kerja, lemahnya perlindungan tenaga kerja, serta tuntutan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah seharusnya hadir membawa solusi, bukan justru tenggelam dalam diam.

Generasi Muda GRIB Jaya Madina menilai Pemkab Mandailing Natal terlalu lemah membaca isu kerakyatan. Ketika momen nasional yang menyangkut nasib pekerja saja tidak mampu dimaknai, maka publik patut mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengurus sektor ketenagakerjaan.

Baca Juga :  UPTD Pependa Tebing Tinggi, Implimentasikan Permintaan WP

Mereka mendesak agar ke depan Pemkab tidak lagi alergi terhadap isu buruh dan segera menyusun langkah nyata berupa pembukaan lapangan kerja, pelatihan tenaga kerja, perlindungan pekerja lokal, serta forum terbuka bersama elemen buruh.

“Jangan hanya pandai bicara pembangunan, tapi lupa menghargai orang-orang yang bekerja membangun daerah ini setiap hari,” tutupnya.

 

 

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi
Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar
Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin
Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut
Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai
Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:08 WIB

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 September 2026 - 19:02 WIB

Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WIB

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 September 2026 - 18:57 WIB

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut

Rabu, 23 September 2026 - 18:54 WIB

Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai

Berita Terbaru

Daerah

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:08 WIB

Daerah

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:00 WIB