Usai di Bentak Gubsu, Plh.Camat di Tapteng Dicopot

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH, SUARASUMUTONLINE.ID – Yan Munzir Hutagalung dicopot dari jabatannya sebagai Plh Camat Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Yan Munzir dicopot setelah sebelumnya dimarahi oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution saat meninjau pembangunan tanggul dan sabo dam di sungai akibat banjir bandang akhir tahun lalu.
L
Dari informasi yang didapat, Yan Munzir dicopot pada Rabu (15/4). Yan Munzir kembali bertugas di BKPSDM Tapteng.

“Saya penugasan Plh di Kecamatan Tukka dan kapan saja dapat dikembalikan ke OPD Induk yang lama yaitu Analisis Sumber Daya Manusia di BKPSDM jadi ini perihal yang biasa,” kata Yan Munzir Hutagalung saat dihubungi sejumlah media Jumat (17/4).

Yan Munzir telah menjabat sebagai Plh Camat Tukka selama 4 bulan terakhir. Menurut Yan, pencopotan dirinya merupakan hal biasa mengingat dirinya hanya Plh.

“Lebih kurang 4 bulan, untuk jabatan pelaksana harian itu merupakan hal yang biasa dan lumrah,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubsu Bobby Nasution marah-marah saat meninjau proyek tanggul sungai di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng. Bobby terlihat marah ke pejabat yang diduga Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung.

Hal itu diketahui dari video yang diunggah di Instagram Pemprov Sumut yang dilihat, Selasa (14/4). Momen Bobby marah-marah itu saat meninjau sungai yang meluap saat banjir besar November 2025.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina Terima Audiensi DPC Gekira Tanjungbalai

Bobby marah-marah saat hujan deras di lokasi itu, Senin (13/4). Bupati Tapteng Masinton Pasaribu terlihat berada di antara Bobby dengan Yan Munzir.

Ekspresi Bobby dan bahasa tubuh Bobby terlihat sangat marah kepada Yan Munzir. Yan Munzir juga terlihat beberapa kali mendebat perkataan Bobby.

“Ini udah jalan, saya kan nggak dapat perintah dari sini Pak,” kata Yan Munzir Hutagalung dalam potongan video.

Bobby kemudian terlihat marah ke Yan Munzir soal warga yang akan teriak soal sungai ini. Bobby mengaku sudah memperjuangkan agar dapat puluhan triliun rupiah untuk penanganan pascabencana di Sumut.

“Dari awal masyarakat ke sini berapa orang, warga kau nanti yang teriak, bukan teriak ke kau aja. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus aja ini aja nggak bisa, orang perjuangin kau lho,” sebut Bobby Nasution.

Tapteng disebut daerah paling lambat dalam proses pemulihan. Bobby meminta agar tidak merasa orang yang paling kerja.

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung Hadiri Pisah Sambut Dandim 0208/AS

“Kau daerah paling lambat lho, dimantion berkali-kali, bantuan ada nggak dapat, di Tapsel sana kau lihat, jangan sok paling kerja,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air Sumut Gibson Panjaitan mengatakan jika Bobby marah ke Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung karena lambatnya pembebasan lahan dan sosialisasi ke warga. Pembebasan lahan itu untuk pekerjaan proyek oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Pak Gubernur marah karena sejauh ini proyek pekerjaan yang di kerjaan BBWS belum bisa dikerjakan padahal sudah lama berkontrak karena alasan pembebasan lahan dan sosialiasi ke warga,” kata Gibson Panjaitan, Selasa (14/4).

Gibson menjelaskan jika pemerintah berupaya membangun tanggul dan sabo dam secepatnya. Namun pembebasan lahan harus diupayakan oleh pemerintah kabupaten dengan cara memberikan pemahaman ke masyarakat.

“Pemerintah berupaya bagaimana itu dinding penahan tanah dan sabo dam bisa langsung dibangun, warga yang terdampak dikasih tahu manfaat dibangun dinding penahan tanah dan sabo damnya, kalau ada warga pemilik lahan yang keberatan dikomunikasikan apa yang bisa diberikan pemerintah berupa bantuan salah satunya Huntap,” ujarnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

19 Pelajar SMA Taman Siswa Tapian Dolok Dilatih Paskibra oleh Babinsa Sambut HUT RI ke-81
Viral Rumah Reot di Karang Anyar, Kades Paidi Klarifikasi: Sudah Diusulkan RTLH Sejak Maret
Pekerja di RSU Tanjung Selamat Padang Tualang Tak Digaji Selama 7 Bulan, Kontrak Pun Diputus
Wamen Haji Dahnil Anzar Kunker ke Sumut, Sosialisasi & Pengajian Akbar di Simalungun Dihadiri Ribuan Jemaah
Binaan Camat Junaidi, Tim Bola Kasti Tanjung Mulia Juara I Festival Deli Serdang 2026
Kantor Urusan Haji dan Umrah Simalungun Resmi Mandiri, Wamen Dijadwalkan Tinjau 2 Agustus 2026
Komisi E DPRD Sumut Temukan Kondisi Panti Sosial Siantar “Darurat”, Atap Bocor hingga Anggaran Kosong
Dinas SDA Sumut Luncurkan SIPENGSUI, Platform Digital Pengelolaan Sungai Berbasis GIS
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Viral Rumah Reot di Karang Anyar, Kades Paidi Klarifikasi: Sudah Diusulkan RTLH Sejak Maret

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Pekerja di RSU Tanjung Selamat Padang Tualang Tak Digaji Selama 7 Bulan, Kontrak Pun Diputus

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Wamen Haji Dahnil Anzar Kunker ke Sumut, Sosialisasi & Pengajian Akbar di Simalungun Dihadiri Ribuan Jemaah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Binaan Camat Junaidi, Tim Bola Kasti Tanjung Mulia Juara I Festival Deli Serdang 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Kantor Urusan Haji dan Umrah Simalungun Resmi Mandiri, Wamen Dijadwalkan Tinjau 2 Agustus 2026

Berita Terbaru

Opini

IRAN & KOMITMEN UNTUK MENOPANG PERADABAN ISLAM

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:52 WIB