HMI Cabang Mandina Desak Penegakan Hukum Adil Dalam Dugaan Pembunuhan di Lokasi Tambang Ilegal

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL,SUARASUMUTONLINE.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mandailing Natal menyatakan sikap tegas dan keprihatinan mendalam atas peristiwa dugaan pembunuhan yang terjadi pada 8 April 2026 di lokasi pengolahan tambang emas ilegal (tong) di wilayah Mandailing Natal, yang mengakibatkan meninggalnya seorang warga Desa Panyabungan Tonga.

Peristiwa ini tidak hanya merupakan tindak pidana serius, tetapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas tambang ilegal yang berpotensi melahirkan berbagai bentuk kekerasan, pelanggaran hukum, serta degradasi nilai kemanusiaan. Dalam perspektif hukum dan sosial, kejadian ini adalah alarm keras bagi negara atas kegagalan menjamin rasa aman warga.

Ketua Umum HMI Cabang Mandailing Natal, Sonjaya Rangkuti, menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh bersikap ambigu ataupun kompromistis dalam menangani kasus ini.

Baca Juga :  Tapteng Perpanjang Status Tanggap Darurat 14 Hari, 19 Lokasi Bencana Masih Terisolasi

“Kami mendesak Kapolres Mandailing Natal untuk menegakkan supremasi hukum secara terang-benderang, objektif, dan tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada aktor intelektual maupun pelaku lapangan yang luput dari jerat hukum. Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan apapun,” tegas Sonjaya Rangkuti, Kamis (9/4).

Lebih lanjut, HMI menilai bahwa kasus ini harus diusut hingga ke akar strukturalnya, termasuk kemungkinan keterlibatan jaringan, pemodal, maupun pihak-pihak yang selama ini menikmati praktik tambang ilegal. Penanganan yang parsial hanya akan melanggengkan siklus kekerasan dan impunitas di Mandailing Natal.

HMI Cabang Mandailing Natal juga menuntut:

Baca Juga :  Konflik Agraria Padang Halaban, Rapidin Simbolon Tegas Tolak Penyelesaian dengan Kekerasan

1. Penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berbasis bukti ilmiah (scientific crime investigation).
2. Pengungkapan seluruh pelaku tanpa terkecuali, termasuk jika terdapat aktor yang memiliki kekuatan ekonomi maupun politik.
3. Evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas tambang ilegal yang berpotensi menjadi ruang konflik dan kriminalitas.
4. Jaminan perlindungan terhadap saksi dan keluarga korban.

Sebagai organisasi kader dan intelektual, HMI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum ini secara kritis, independen, dan berkelanjutan. HMI juga membuka kemungkinan untuk melakukan langkah advokasi yang lebih luas apabila ditemukan indikasi ketidakseriusan dalam penegakan hukum.

Negara harus hadir secara nyata. Keadilanu tidak boleh dinegosiasikan.

 

 

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Pemalsu Data Elektronik Dibongkar di Tanjungbalai, 16 orang Jadi Tersangka
MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara
Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026
DPRD Madina Diduga Lindungi Oknum Pungli Pendamping Desa
Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas
Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB
9 Miliar Cair, Jalan Tapteng-Taput Tetap “Kurang”
Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:11 WIB

Sindikat Pemalsu Data Elektronik Dibongkar di Tanjungbalai, 16 orang Jadi Tersangka

Senin, 25 Mei 2026 - 13:11 WIB

MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara

Senin, 25 Mei 2026 - 13:07 WIB

Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:07 WIB

DPRD Madina Diduga Lindungi Oknum Pungli Pendamping Desa

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas

Berita Terbaru

Berita

Kejatisu Lantik PNS Dilingkungan Kejaksaan Sumut

Senin, 25 Mei 2026 - 22:36 WIB

Hukum

Mantan Camat Medan Polonia Dituntut 2 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:31 WIB