Sumut Dukung Program Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Photo : Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah dalam mendukung swasembada pangan nasional yang dipimpin langsung Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono secara virtual, di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro 30 Medan, Jumat, 20 Juni 2025. (Sumber : Diskominfo Sumut. Int)

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendukung penuh program percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah yang digagas Pemerintah Pusat untuk mencapai swasembada pangan nasional. Wakil Gubernur Sumut, Surya, mengungkapkan dukungan ini setelah mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah secara virtual di Kantor Gubernur, Medan, Jumat (20/6).

Rapat yang dipimpin Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, ini bertujuan sebagai langkah evaluasi dan perbaikan untuk mempercepat pelaksanaan program dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Surya menekankan pentingnya optimalisasi lahan untuk meningkatkan produksi pangan demi mendukung ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, pada tahun 2025, Pemprov Sumut telah melaksanakan konstruksi atau pembangunan prasarana untuk mengatur keberadaan air pada lahan sawah seluas 11.509 Ha dari total optimalisasi lahan rawa seluas 33.945 Ha. Sisa 22.436 Ha masih dalam proses pelaksanaan.

Selain optimalisasi lahan rawa, Pemprov Sumut juga melaksanakan Survei Investigasi dan Desain (SID) lahan non rawa di 18 kabupaten/kota dengan luas areal mencapai 15.811 Ha. Enam kabupaten lainnya mengusulkan SID cetak sawah seluas 6.000 Ha, namun masih menunggu proses persyaratan teknis.

Baca Juga :  KOMPATIR Berharap Tirtanadi Dapat Berkolaborasi dengan Dirut Perumda Tirtanadi Provsu

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono meminta percepatan penyelesaian administrasi pada anggaran pengolahan lahan, baik lahan pasca optimalisasi lahan maupun lahan lokasi perluasan pertanian. Ia juga berharap Gubernur dan Bupati mendukung percepatan optimalisasi lahan dengan menerbitkan administrasi seperti SK KPA dan pelaksanaan kegiatan.

“Surya berharap seluruh proses dapat berjalan lancar untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Diharapkan seluruhnya dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Optimalisasi lahan dan cetak sawah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan nasional. Dengan perluasan areal tanam dan optimalisasi lahan, produksi pangan diharapkan meningkat signifikan.

Pemprov Sumut bersama pemerintah pusat dan daerah serta instansi terkait terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu pusat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Hasyim Desak Pemerintah Tetapkan Banjir dan Longsor di Sumut Jadi Bencana Nasional

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Rajali, turut mendampingi Wagub Surya dalam rapat tersebut. Sekjen Mentan Ali Jamil dan Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Husnain juga hadir melalui zoom meeting.

Program optimalisasi lahan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah. Mereka menyatakan kesiapan infrastruktur dan dukungan kepada petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.Dengan sinergi antara petani, pemerintah, dan teknologi, Sumatera Utara diharapkan menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional. Pemerintah provinsi akan terus mendukung upaya percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

Optimalisasi lahan dan pembentukan Brigade Pangan menjadi strategi penting dalam meningkatkan produksi padi di Sumatera Utara. Dengan langkah ini, Sumatera Utara dapat menjadi pusat ketahanan pangan nasional yang diharapkan dapat menopang kebutuhan pangan negara. Red/int

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi
RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”
Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas
PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026
Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan
Dari 71 SPPG Yang Beroperasi di Medan, Baru 42 yang Terima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Besok, Pedagang di Lantai 2 Pasar Sambas Harus Kosongkan Lapaknya
12 February 2026, SMKN 8 Medan Akan Gelar Job Fair dan Louncing Lisensi Halal 50 Produk
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:17 WIB

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIB

RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:16 WIB

Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:14 WIB

PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:50 WIB

Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan

Berita Terbaru

Daerah

Piala Futsal KNPI Tanjung Balai ” Energi Of Harmoni”

Sabtu, 7 Feb 2026 - 18:13 WIB