Starlink Buka Akses Internet Gratis di Wilayah Sumatera yang Terdampak Banjir Hingga Akhir 2025

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID -Dalam upaya membantu daerah terdampak bencana banjir di Sumatera, Starlink resmi membuka akses internet gratis untuk wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga akhir Desember 2025.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kerusakan jaringan telekomunikasi dan pemadaman listrik yang berkepanjangan, yang menghambat komunikasi dan mobilitas di daerah yang sangat membutuhkan.

Dampak dari banjir besar ini menyebabkan wilayah-wilayah terpencil menjadi terisolasi, dan komunikasi darurat yang sangat dibutuhkan.

Untuk itu, Starlink bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pembangunan terminal dan memulihkan konektivitas di area-area yang paling parah terdampak.
Layanan gratis ini berlaku bagi pelanggan baru maupun lama, dan sistem otomatis langsung memberikan kredit layanan tanpa perlu pendaftaran ulang.

Baca Juga :  Kisruh 4 Pulau Aceh Masuk Sumut Praktisi Hukum : " Kembalikan Ke Aceh, Sesuai Perjanjian Kesepakatan 1992 "

Terminal-terminal Starlink telah ditempatkan di posko pengungsian, kantor pemerintah daerah, titik koordinasi BNPB, dan lokasi yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan seluler.

Perangkat ini digunakan untuk mendukung komunikasi petugas evakuasi, laporan kondisi warga, serta memastikan koordinasi tetap berjalan di tengah situasi darurat.

Selain kebutuhan komunikasi darurat, jaringan satelit ini juga membantu akses layanan kesehatan jarak jauh, distribusi logistik, pemantauan cuaca dan kondisi jalan, serta mendukung relawan dalam bekerja sama di berbagai wilayah.

Baca Juga :  DPRD Sumut Desak Pemko Medan Prioritaskan Penanganan Banjir

Kehadiran internet satelit ini menjadi penopang penting, mengisi kekosongan yang ditimbulkan oleh kerusakan infrastruktur dan keterbatasan listrik, sehingga alur informasi tetap dapat berjalan dan membantu proses pemulihan daerah terdampak.

Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan proses evakuasi, komunikasi, dan distribusi bantuan bisa berjalan lebih efektif, memastikan bahwa warga yang terdampak banjir tetap mendapatkan akses informasi dan bantuan yang mereka perlukan.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalur Darat ke Aceh Tamian Bisa Ditembus, Pasokan BBM dan Listrik Mulai Masuk
24 SD-SMP di Medan Masih Belum Berlakukan Belajar Tatap Muka, Ini Daftarnya
Wali Kota Rico Waas Instruksikan Pembersihan Kawasan Medan Barat Harus Tuntas Malam Ini
Pemko Medan Ajukan Santunan Korban Jiwa Banjir ke Kemensos
Kejati Sumut Bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Gelar Bakti Sosial ” Satya Adhi Wicaksana”
Kajati Sumut, Kunjungan Kerja dan Menyerahkan Tali Asih ke Kejaksaan Negeri Belawan
Pemko Medan Bantah Dapat Bantuan Bank Dunia Rp.1,5 Triliun Untuk Banjir Medan
22 Sekolah Di Medan Terdampak Banjir, Perlu Penanganan Serius
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:00 WIB

Jalur Darat ke Aceh Tamian Bisa Ditembus, Pasokan BBM dan Listrik Mulai Masuk

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:49 WIB

24 SD-SMP di Medan Masih Belum Berlakukan Belajar Tatap Muka, Ini Daftarnya

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:51 WIB

Wali Kota Rico Waas Instruksikan Pembersihan Kawasan Medan Barat Harus Tuntas Malam Ini

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:26 WIB

Pemko Medan Ajukan Santunan Korban Jiwa Banjir ke Kemensos

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:12 WIB

Kejati Sumut Bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Gelar Bakti Sosial ” Satya Adhi Wicaksana”

Berita Terbaru