Proyek 3 Miliar Renovasi Gedung Pengadilan Agama Medan Bahaya kan Pengunjung Tidak ada Pelindung Martial

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,SUARASUMUTONLINE. ID – Diduga tidak sesuai dengan SOP pembangunan gedung. Renovasi Gedung Pengadilan Agama Negeri Medan sangat meresahkan dan membahayakan para pengunjung yang menghadiri persidangan atau mengurus berkas-berkas di Pengadilan Agama Medan di Jalan Sisingamangaraja KM 8,8 Medan.

Menghabiskan anggaran Rp. 3.525.622.982, proyek renovasi gedung tersebut di kerjakan oleh CV. CAKRAWALA ANGKASA dengan konsultan Pengawas PT. RIZKI KITA KAYA. Terlihat dikerjakan tanpa pengaman, dimana terlihat meski ramai pengunjung di dalam ruang pengadilan. Namun pekerja proyek tetap saja bekerja dan tidak mengindahkan keselamatan pengunjung.

” Cemas juga awak kan, duduk-duduk nunggu antrian tiba-tiba jatuh pula semen, batu bata dari atas, lihat lah orang ini kerja mana perduli sama yang duduk dibawa, ya nyemen ya nembok, ya jebolin dinding, ” Terang Tiara salah satu pengunjung pengadilan agama negeri Medan, rabu (23/7).

Baca Juga :  24 SD-SMP di Medan Masih Belum Berlakukan Belajar Tatap Muka, Ini Daftarnya

Saat ditanya salah seorang pekerja yang tidak mau disebut kan namanya dia hanya bilang cuma pekerja, untuk urusan yang lain bukan urusanya.

” Gak tau aku prosedur keselamatannya kayak mana, aku taunya kerja, disuruh maku ya maku di suruh nyemen ya nyemen, tapi ya agak hati-hati lah, ” Katanya

Baca Juga :  Ini Dia Mahasiswa yang Kejang dan Berdarah-darah, Ternyata Bukan Dipukuli Polisi

Sementara itu hampir separuh gedung yang direnovasi itu tidak ada pengamannya seperti jaring yang menampung semen atau matretia yang jatuh. Bahkan begitu masuk ke dalam gedung, abu dan berisik pembangunan gedung pun terasa.

Ditempat yang sama, saat awak media ingin mengkonfirmasi masalah ini ke pihak humas atau pihak pengadilan agama negeri medan. Tidak satupun yang bersedia memberi keterangan.

” Kalau mau jumpa humas atau pimpinan, harus buat janji dan masukan surat, ” Ujar salah satu pegawai laki-laki yang berseragam coklat coklat. Yoelie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan
Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi
RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”
Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas
PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026
Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan
Dari 71 SPPG Yang Beroperasi di Medan, Baru 42 yang Terima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Besok, Pedagang di Lantai 2 Pasar Sambas Harus Kosongkan Lapaknya
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:10 WIB

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:17 WIB

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIB

RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:16 WIB

Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:14 WIB

PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026

Berita Terbaru