Komisi IV DPRD Kota Medan Minta PT Kilang Kecap Angsa Perbarui Perizinan

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, mengatakan pihaknya sudah meminta PT Kilang Kecap Angkasa untuk memperbarui semua izin seiring adanya UU Cipta Kerja (Omnibus Law) maupun penambahan volume pabrik.

“Sudah kita sampaikan kepada pabrik kecap itu untuk mengurus semua izinnya, terutama soal Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL),” kata Paul, Selasa (2/6).

Oleh karena itu, Paul mengaku bingung adanya narasi yang menyebut Komisi IV DPRD Kota Medan tidak memberi rekomendasi atau tindakan langsung kepada pabrik kecap yang beralamat di Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, itu.

“Bahkan kami juga sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan untuk turun langsung ke lokasi melakukan pengujian sampel AMDAL mereka. Ini bukti kami memandang serius persoalan ini. Kita juga tidak bisa langsung menutup usaha tanpa ada hasil yang jelas. Kalau soal izin saya tanya pun ke DLH memang lagi pengurusan,” ucapnya.

Soal tuduhan Komisi IV menerima uang dari PT Kilang Kecap Angsa, Paul dengan tegas membantahnya.

Baca Juga :  Inflasi Sumut Masih Tertinggi Per Oktober 2025

“Saya pastikan itu tidak ada. Saya bertemu pihak perusahaan juga baru dua kali, pertama saat sidak ke lokasi bersama rekan-rekan Komisi IV dan yang kedua hari ini (Rapat Dengar Pendapat). Komunikasi dari telepon juga tidak pernah. Di sini ada perwakilan pabrik kecap, kalau tidak percaya silahkan tanya sendiri,” katanya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi IV lainnya. Lailatul Badri yang mengaku pihaknya tidak ada menerima uang sama sekali.

“Kita tidak ada kepentingan dalam masalah ini. Awalnya karena ada videonya viral di media sosial (medsos) makanya kita sidak. Selanjutnya kita pertanyakan semua izin pada pihak perusahaan dan dipanggil RDP hari ini (Selasa),” katanya.

Politisi PKB ini menjelaskan alamat pabrik kecap milik PT Kilang Kecap Angkasa berada di dekat rumahnya.

“Saya tahu betul soal pabrik kecap itu, sudah berpuluh tahun itu beroperasi dan tidak ada warga yang mengeluh. Di RDP ini juga kita undang warga dan semua menyatakan tidak ada yang keberatan. Meski begitu semua aspirasi tetap akan kita tindaklanjuti,” tuturnya.

Baca Juga :  Bobby Nasution Dorong Bupati/Walikota Maksimalkan Program KPR Subsidi FLPP

Perwakilan warga yang tinggal di sekitaran pabrik kecap, Azwar Al Aras, mengatakan warga tidak pernah memiliki masalah dengan PT Kilang Kecap Angkasa.

“Dari tahun 1965 sampai sekarang tidak pernah ada masalah, hubungan warga baik-baik saja. Makanya kami heran saat ada yang bilang warga keberatan. Kami ini warga sekitar dan tinggal di sana sudah lama, bahkan sebelum pabrik itu ada,” katanya.

Sementara Hansen mewakili perusahan kecap cap “Hati Angsa” itu mengatakan pihaknya selalu mengikuti peraturan yang berlaku. AMDAL selalu diperiksa institusi terkait secara berkala, baik limbah darat maupun polusi.

“Jika masih ada kekurangan administrasi kami akan lengkapi lagi,” ucapnya.

Hansen juga membantah soal adanya Komisi IV DPRD Kota Medan yang meminta uang kepada pihaknya. “Tidak ada kami diminta uang, itu saya bantah. Bukan karena di sini atau ada Bapak Ibu Anggota Dewan, karena memang tidak ada kami memberi uang,” katanya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walikota Medan Buka Pekan KHAS V 2026 Dibuka
Raker DPN Soroti Berbagai Isu di Sumut, Ingatkan Aparat Penegak Hukum Tidak Tutup Mata
Dosen UNPRI adakan PKM Di Punguan Inanta Ni Parhalado Dan Parhalado Ina di HKBP Glugur
AMRI Sumut Gelar Konsolidasi Perdana, Fokus Program Kepemudaan Sosial & Ekonomi
Kawasan Kesawan Medan Air Mati Sejak Siang, Warga Kesulitan Aktivitas
Lailatul Badri : Proyek BRT, Jangan Sampai Bebani APBD
Komisi IV DPRD Medan Minta Pembangunan BRT Terstruktur dan Ramah Lingkungan
PT KAI Diminta Bersinergi Dengan Pemko Dalam Pemanfaatan dan Pengawasan PBG
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:46 WIB

Walikota Medan Buka Pekan KHAS V 2026 Dibuka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:36 WIB

Raker DPN Soroti Berbagai Isu di Sumut, Ingatkan Aparat Penegak Hukum Tidak Tutup Mata

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:03 WIB

Dosen UNPRI adakan PKM Di Punguan Inanta Ni Parhalado Dan Parhalado Ina di HKBP Glugur

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:03 WIB

AMRI Sumut Gelar Konsolidasi Perdana, Fokus Program Kepemudaan Sosial & Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:25 WIB

Kawasan Kesawan Medan Air Mati Sejak Siang, Warga Kesulitan Aktivitas

Berita Terbaru

Berita

Per Juli 2026, 1,7 Juta KK di Sumut Terima Bantuan Pangan

Senin, 15 Jun 2026 - 12:46 WIB