Kepling di Medan Keluh Upah Pungut Dipangkas Sepihak. Minta Transparansi Pemko

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Sejumlah Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan mengeluhkan pemotongan upah pungut yang dilakukan sepihak tanpa penjelasan jelas. Kondisi ini dikhawatirkan memengaruhi kinerja mereka di lapangan.

Menurut beberapa Kepling, potongan tersebut terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Besaran yang diterima tidak lagi sesuai dengan beban kerja yang dijalankan di tingkat kelurahan.

“Kalau memang ada perubahan aturan, jelaskan ke kami. Jangan tiba-tiba dipotong. Kami kerja langsung di lapangan, ketemu warga setiap hari,” kata salah satu Kepling di Kecamatan Medan Kesawan yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga :  Meski Dapat Perlawanan dari Warga, Pemko Medan Tertibkan Aset di Tanjung Selamat Tuntungan

Poin Keluhan Kepling:
1. Potongan Tidak Transparan– Tidak ada surat edaran resmi, besaran yang diterima berkurang tanpa rincian.
2. Beban Kerja Tetap Berat – Tugas pendataan, penagihan retribusi, dan mediasi warga tetap berjalan seperti biasa.
3. Risiko Kepercayaan Turun– Kepling khawatir warga menganggap mereka lalai jika honor terlambat atau dipotong.

Baca Juga :  Buntut Pengabaian K3, Ketua PRABU Sumut Desak Kasatpol PP Medan Mundur: "Nyawa Anggota Bukan Taruhan!"

Tuntutan Kepling:
– Pemko Medan buka ruang dialog dengan              seluruh Kepling.
– Jelaskan dasar hukum dan alasan pemotongan upah pungut.
– Kembalikan skema pembayaran sesuai               kesepakatan awal sampai ada revisi resmi.

Sampai berita ini diturunkan, Pemko Medan belum memberi pernyataan resmi.

 

Penulis : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026
Disnaker Medan Targetkan 100 Tenaga Kerja Tersalur ke Jepang
Lailatul Badri Minta Camat dan Lurah Patuhi Perwal Dalam Pemilihan Kepling di Medan Timur
Warga Gang Palem Medan Polonia Banjir 2 Bulan, Diduga Gara-gara Tembok 2 Meter Dibangun Tanpa Izin
Sekretariat DPRD Medan Gelar Coaching Clinic Peningkatan Kualitas Layanan
Maksimalkan Perolehan Pajak, Pemko Medan Ingin Seluruh Restoran dan Kafe Terapkan QRESTO
Peringati HUT Bhayangkara ke-80 Tahun, Kapolrestabes Medan Nyanyikan Lagu Legendaris “Rumah Kita”
HUT Ke-80 Bhayangkara, 174 Personel Polrestabes Medan Naik Pangkat
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:08 WIB

Pemko Medan Targetkan 10.000 CCTV, Tahap Awal 2.000 Unit Masuk P-APBD 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 14:53 WIB

Disnaker Medan Targetkan 100 Tenaga Kerja Tersalur ke Jepang

Senin, 13 Juli 2026 - 11:17 WIB

Lailatul Badri Minta Camat dan Lurah Patuhi Perwal Dalam Pemilihan Kepling di Medan Timur

Senin, 13 Juli 2026 - 10:28 WIB

Warga Gang Palem Medan Polonia Banjir 2 Bulan, Diduga Gara-gara Tembok 2 Meter Dibangun Tanpa Izin

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:49 WIB

Sekretariat DPRD Medan Gelar Coaching Clinic Peningkatan Kualitas Layanan

Berita Terbaru

Berita

Kajatisu Terima Kunjungan Pelindo Regional 1

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:31 WIB