Buntut Pengabaian K3, Ketua PRABU Sumut Desak Kasatpol PP Medan Mundur: “Nyawa Anggota Bukan Taruhan!”

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Gelombang kritik terhadap aksi nekat petugas Satpol PP Medan saat membongkar reklame di Jalan Zainul Arifin terus memanas. Kali ini, desakan mundur dialamatkan langsung kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Medan, M. Yunus Pohan menyusul ditemukannya bukti pengabaian standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dinilai sangat fatal.

Kritik Pedas Ketua PRABU: Jejak Karir yang Dipertanyakan

Ketua Persatuan Buruh (PRABU) Peduli K3 Sumatera Utara, Rasyid Nasution, melontarkan pernyataan keras terkait insiden yang membahayakan nyawa para petugas di lapangan tersebut. Ia menilai, tidak ada alasan bagi seorang pimpinan untuk membiarkan anggotanya bekerja di ketinggian \pm20 meter tanpa pengamanan sama sekali.

“Kalau Pak Kasat masih terus membiarkan anggotanya bekerja dengan cara abai K3 seperti itu, lebih baik mundur saja dari jabatan Kasatpol PP Medan. Ini masalah nyawa, bukan sekadar menjalankan perintah tugas,” tegas Rasyid Nasution dalam keterangan persnya.

Baca Juga :  Wali Kota Medan Diduga Rekrut Pejabat Luar Daerah, Nezar Djoeli: Itu Hak Prerogatif Pimpinan

Rasyid juga menyoroti latar belakang Yunus yang sebelumnya pernah memimpin Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Menurutnya, pengalaman tersebut seharusnya menjadikan yang bersangkutan sebagai figur yang paling paham soal mitigasi risiko dan keselamatan kerja.

“Padahal dulu sebelum menjabat jadi Kasatpol PP Medan, Pak Yunus ini kan mantan Kepala Damkar. Harusnya beliau sangat paham betapa pentingnya keselamatan kerja. Sangat ironis jika sekarang justru terkesan tutup mata. Kasihan anggota di lapangan, mereka dibiarkan bekerja seperti itu. Ingat, nyawa itu tidak bisa diganti!” tambah Rasyid dengan nada bicara yang tajam.

Kegagalan Kepemimpinan dan Pelanggaran SOP

PRABU Peduli K3 Sumut menilai insiden ini bukan sekadar keteledoran teknis, melainkan cerminan dari kegagalan manajemen dalam internal Satpol PP Medan. Beberapa poin kritis yang menjadi sorotan utama adalah:

Hilangnya Integritas Regulasi: Satpol PP yang bertugas sebagai penegak Perda justru menjadi pelanggar pertama terhadap UU No. 1 Tahun 1970 dan Permenaker No. 9 Tahun 2016.

Baca Juga :  PTPN I Reg 1 dan Pemko Medan Bersinergi Kembalikan Kejayaan Tembakau Deli

Abai Terhadap Proteksi Diri: Membiarkan petugas melakukan pengelasan di ketinggian tanpa full body harness dan alat pelindung mata adalah tindakan yang mendekati “percobaan pembunuhan” berkedok tugas kedinasan.

Ketidakhadiran Pemimpin: Kasatpol PP dianggap gagal dalam melakukan fungsi pengawasan dan penyediaan sarana prasarana yang layak bagi keselamatan bawahannya.

Tuntutan Audit Menyeluruh

Selain mendesak pengunduran diri, PRABU juga meminta Inspektorat dan Dinas Tenaga Kerja untuk segera melakukan audit terhadap SOP penertiban reklame di Kota Medan. Penegakan hukum terhadap pemilik reklame ilegal memang perlu, namun cara-cara yang melanggar hukum keselamatan kerja (K3) tidak dapat dibenarkan secara moral maupun konstitusi.

“Jangan sampai ada peti mati yang tiba di rumah anggota baru semua sibuk melakukan evaluasi. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada perbaikan nyata di lapangan,” tutup Rasyid.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan
Inspektorat Medan Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Dinas Perkimcikataru
Medan Jadi Kota Pertama di Sumatera Sinkronkan Data Tanah dan Pajak
Catat! 5 Lokasi SIM Keliling Medan 14-20 September 2026, Buka Sampai Minggu
Kasasi Ditolak, Empat Terdakwa Pengedar 45 Kg Sabu dari Lapas Divonis Mati
Mau Puas Kulineran di Medan? Simak 5 Tips Menjelajah Banyak Spot dalam Satu Hari
PD 14 Sumut: Kepala Daerah Perlu Kawal Payroll ASN, Jangan Sampai BPD Kehilangan Sumber Dana Strategis
Bebani Orang Tua, Komisi II DPRD Medan Usul Ongkos Bus Gratis untuk Pelajar
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 12:39 WIB

Hj Asyifa Ketua Harian PB Pendawa Indonesia Ajak Warga Pendawa Perkuat Komunikasi Dan Eratkant Persatuan

Kamis, 17 September 2026 - 19:13 WIB

Inspektorat Medan Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Dinas Perkimcikataru

Rabu, 16 September 2026 - 00:06 WIB

Medan Jadi Kota Pertama di Sumatera Sinkronkan Data Tanah dan Pajak

Selasa, 15 September 2026 - 12:16 WIB

Catat! 5 Lokasi SIM Keliling Medan 14-20 September 2026, Buka Sampai Minggu

Senin, 14 September 2026 - 10:17 WIB

Kasasi Ditolak, Empat Terdakwa Pengedar 45 Kg Sabu dari Lapas Divonis Mati

Berita Terbaru

Daerah

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:08 WIB

Daerah

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:00 WIB