Hubungan Walikota Medan dengan WAWA ” Di duga” Mulai Retak Direktur Sumut Institute, ” Masing-masing Punya Kepentingan”

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Osriel Limbong Direktur Sumut Institute

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Keretakan hubungan antara Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Wakil Walikota Medan H . Zakiyuddin Harahap kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya di beberapa kegiatan Wakil Walikota Medan seperti lebih dominan dari pada Walikota sendiri. Kabar tersebut santer kian terdengar setelah banyaknya kegiatan Pemko Medan yang dihadiri secara terpisah.

Direktur Sumut Institute Osriel Limbong kepada SUARASUMUTONLINE.ID mengatakan, jika benar isi atau opini ada ketidak harmonisan antara Walikota dengan wakil walikota Medan dalam menjalankan dan mengelola Pemerintahan Kota Medan, bisa saja terjadi, jika dilihat dari historis mereka dijadikan Paket Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Medan Periode 2025-2029.

“Informasi yang pernah saya ikuti, bahwa H. Zakiyuddin Harahap berkeinginan maju calon Bupati di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), lewat rekomendasi dari Partai Gerindra. Wajar saja H. Zakiyuddin Harahap maju calon Bupati Paluta, dimana Pemekaran Paluta dari kabupaten Tapanuli Selatan dimana pada saat itu, Bupati Alm Saleh Harahap, yang merupakan Ayahanda dari H. Zakiyuddin Harahap dan Ketua DPRD Tapsel saat itu H. Bahrum Harahap, ” Bebernya, Senin (16/6) malam.

Baca Juga :  Ketua Umum PB Pendawa Indonesia Desak Pemerintah Segera Berikan BantuanSandang Pangan Korban Banjir Bandang

Lebih lanjut ia mengatakan, pada akhirnya keputusan rekomendasi Partai Gerindra merekom H. Zakiyuddin Harahap menjadi calon Wakil Walikota Medan di paket dengan Rico Tri Putra Bayu Waas atau Rico Waas dari Partai Nasdem.

Masih menurut Osriel,Pilkada Kota Medan dalam pemilihan langsung tentu membutuhkan energi yang besar bagi Pasangan tersebut didukung Partai yang banyak atau di kenal dengan KIM Plus.
Sepengetahuan khalayak, walikota & Wakil Walikota ini lebih lama berinteraksi di Jawa ( Jakarta ) baik interaksi sosial maupun interaksi Bisnisnya.

Baca Juga :  Soal Jalan Rusak di Depan SMAN 21 MEDAN Lailatul Badri, " Pemko Medan Harus Beri Perhatian Khusus, Untuk Kemajuan Pendidikan"

“Jadi sangat wajar mereka membutuhkan energi yang besar sebab pertarungan Pilkada Kota Medan, salah satu penentu Kemenangan Pemilihan Gubsu ( Pilgubsu ) yaitu Pasangan Boby Nasution dan H.Surya , ” Tambahnya.

Jika saat ini memang tercium indikasi ketidak harmonisan antara Walikota dan Wakil Walikota Medan bisa aja terjadi, sebab Kota Medan terbagi atas 3 Kepentingan yaitu Tim Riko Waas, Tim H. Zakiyuddin Harahap serta Tim Boby Nasution yang pada saat itu masih menjabat Walikota Medan.

Yoelie.

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan
Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi
RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”
Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas
PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026
Anggota DPRD Medan Minta PUD Pasar Tunda Eksekusi Pasar Sambas Medan
Dari 71 SPPG Yang Beroperasi di Medan, Baru 42 yang Terima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Besok, Pedagang di Lantai 2 Pasar Sambas Harus Kosongkan Lapaknya
Berita ini 202 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:10 WIB

Milad ke-79, HMI Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Kawal Pembangunan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:17 WIB

Bedah Buku “Reset Indonesia”: Dhandy Laksono dan Benaya Harobu Soroti Isu Ketidakadilan Sosial dan Demokrasi

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:19 WIB

RDP Komisi III Dengan Pedagang Pasar Sambas, Pedagang, ” Pengosongan Pasar Sambas Terlalu terburu-buru, ada 355 Pedagang Yang Harus di Relokasi”

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:16 WIB

Pedagang Pasar Sambas Teken Perjanjian untuk Mengosongkan Lantai Dua Awal April 2026 Hasim SE Turun Langsung Ke Pasar Sambas

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:14 WIB

PN Medan Tunda Eksekusi Pasar Sambas hingga Selesai Idulfitri 2026

Berita Terbaru