Dana Nasabah BNI Cabang Rantau Prapat Rp 28,5 M Diduga Raib

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RANTAU PARAPAT, SUARASUMUTONLINE.ID.  Hati-hati menyimpang uang di Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantauprapat. Bayangkan saja, Rp 28 miliar dana Credit Union (CU) milik gereja dan jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara yang disimpan di bank negara itu, hilang entah kemana.

Anehnya, pihak BNI Cabang Rantauprapat tidak bisa menjelaskan bagaimana seluruh uang itu bisa hilang. Padahal, ratusan jemaat gereja, sudah unjukrasa di depan kantor bank tersebut, 12 Maret 2026 lalu

Menurut informasi yang dihimpun, hilangnya uang jemaat gereja di BNI Rantauprapat tersebut, diketahui setelah Februari 2026 lalu, pengurus CU mengetahui dana simpanan jemaat yang selama ini ditempatkan di BNI, ternyata tidak lagi tercatat sebagaimana mestinya.

Para pengurus CU sudah berusaha mempertanyakan keberadaan uang tersebut kepada manajemen BNI Rantauprapat. Mereka berharap pihak manajemen bank bisa memberi penjelasan yang jelas dan segera mengembalikan dana gereja dan jemaat tersebut.Tapi anehnya, manajemen bank tersebut tidak bisa memberi penjelasan yang memadai. Akibat tidak memperoleh penjelasan yang jelas, pengurus CU bersama jemaat akhirnya mendatangi Kantor Cabang BNI untuk meminta kepastian.

Baca Juga :  Petani Menjerit! Ricky Anthony Desak PG Kwala Madu Kembali Aliri Sawah

Kasus dugaan raibnya dana (uang) milik nasabah, senilai Rp28,5 miliar, di Bank Nasionsl Indonesia (BNI) Cabang Rantauprapat,. Mendapat tanggapan dari prsktisi hukum di daerah Kabupaten Labuhanbatu.

Aksi unjukrasa tersebut dipimpin Pastor Paroki Yonas Sandra Mallisa. Para jemaat, pastor, suster, dan pengurus CU meminta pihak bank memberikan penjelasan terbuka mengenai keberadaan dana yang selama ini disimpan di BNI Rantauprapat.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib meski sempat diwarnai ketegangan.Tragisnya, Kepala Cabang BNI Rantauprapat Muhammad Kamel, yang menemui para jemaat, tidak bisa menjelaskan kemana uang para jemaat tersebut. Kamel hanya mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pengurus gereja.

Baca Juga :  Plt Kadis PUPR Arwadi Gulo bantah Isu miring terkait Pembangunan Proyek di Kabupaten Nias Barat

Ia juga menjelaskan, BNI berkomitmen memberikan dana talangan sebagai langkah awal penyelesaian. Tapi besarannya hanya Rp7 miliar. Penyelesaian selanjutnya, jelas Kamel, masih menunggu proses verifikasi internal terkait arus keluar masuk dana CU Paroki Aek Nabara.

Ia menegaskan bank akan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai arahan manajemen pusat.Hukum perbankan mengatur, dana nasabah yang disimpan di bank menjadi kewajiban bank mempertanggungjawabkannya.

Jika terjadi kehilangan dana karena kesalahan sistem, kelalaian pegawai, atau penyalahgunaan rekening, bank tetap berkewajiban melakukan penggantian kepada nasabah setelah proses audit dan verifikasi internal selesai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapor Pak Bupati Simalungun: SDN 095132 Karang Rejo Kosong Kepala Sekolah, Atap Gapuk & Meja Kursi Rusak
Direktur RSUD. Amri Tambunan Bantah Tahan Pasien Lansia ” Itu Hoaks,Pulang Sesuai Prosedur Medis”
Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan “Siapa Bekingnya”
Anggaran Pengaspalan Halaman Kantor Samsat Batu Bara Rp 697 Juta
Olah TKP Pencurian TBS Diduga Dilakukan PT Barapala,  Pokres Panggil Saksi
Ketua PN Sibuhuan Diperiksa PTN Medan Terkait Vonis Bandar Narkoba
GM GRIB Jaya Duga Ada Jaringan Terorganisir Terkait Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu
96.946 Warga Simalungun Terima Bansos Sembako Kemensos, Bulog Pematangsiantar Genjot Penyaluran
Berita ini 264 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:32 WIB

Lapor Pak Bupati Simalungun: SDN 095132 Karang Rejo Kosong Kepala Sekolah, Atap Gapuk & Meja Kursi Rusak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:28 WIB

Direktur RSUD. Amri Tambunan Bantah Tahan Pasien Lansia ” Itu Hoaks,Pulang Sesuai Prosedur Medis”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tambang Ilegal Tapsel-Madina Hidup Lagi, SATMA AMPI Pertanyakan “Siapa Bekingnya”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:03 WIB

Anggaran Pengaspalan Halaman Kantor Samsat Batu Bara Rp 697 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:28 WIB

Olah TKP Pencurian TBS Diduga Dilakukan PT Barapala,  Pokres Panggil Saksi

Berita Terbaru